Residivis Pelaku Curas yang Sekap Korbannya Ditembak

10/09/2018, 23:02 WIB | Editor: Budi Warsito
Kapolres Asahan, AKBP Yemi Mendagi didampingi Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Jatanras Ipda M Khomaini saat gelar rilis kasus kejahatan. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com – Kepolisian Resor Asahan akhirnya berhasil meringkus kelompok pencurian dengan kekerasan yang tega menyekap korbannya saat beraksi. Totalnya, polisi berhasil meringkus lima pelaku dari kejadian pada Agustus 2018 lalu.

Kapolres Asahan, AKBP Yemi Mendagi menjelaskan, kelompok Curas ini memang sudah lama menjadi incaran pihaknya. Terakhir, mereka diketahui melakukan pencurian di kediaman Eka Pangestu di Dusun II, Desa Silo Bonto, Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam aksinya, para pelaku berbagi peran. Mereka masuk ke dalam umah sekitar pukul 01.30 WIB. “Pelaku masuk dengan merusak jendela yang ada di dapur,” kata Yemi, Senin (10/8) di dampingi Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky Pripurna Atmaja.

Para pelaku yang diringkus saat digelandang petugas. (Istimewa)

Selanjutnya, para pelaku menyekap korban bersama anggota keluarga lainnya di dalam kamar. Tangan para korbannya diikat menggunakan lakban. “Pelaku juga mengancam korbannya dengan senjata tajam,” ujarnya.

Korban yang yang ketakutan hanya bisa pasrah. Para pelaku kemudian memboyong harta berharga korban. Mulai dari kalung emas, handphone dan lainnya.

Setelah para pelaku mengambil barang berharga itu, korban membuat laporan ke Polres Asahan. Polisi langsung melakukan penyelidikan. Di bawah kepemimpinan AKP Ricky yang baru menjabat selama lima hari, personel Reskrim Polres Asahan menemukan titik terang. Polisi pun akhirnya melakukan penangkapan.

Pelaku yang pertama kali ditangkap berinisial E Alias I. Ia diringkus, Selasa (4/9). Dari tangan tersangka, polisi berhasil mendapat barang bukti sebuah handphone hasil pencurian. Handphone itu didapat dari ayah tiri E, berinisial T.

Kediaman T yang berada di Dusun III Pasar III, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, digeledah. Polisi mendapat barang bukti lainnya berupa, sebilah golok, penutup wajah (sebo) dan kain penutup yng dicuragai digunakan saat komplotan itu beraksi.

Polisi pun mengembangkan penangkapan. Tiga tersangka lainnya diringkus. Mereka adalah, MS alias S, S dan M alias U.

Saat diakukan penangkapan, tersangka MS dan S memukul polisi. Sehingga polisi harus meletuskan pistol sebagai peringatan. Namun para pelaku tetap mengabaikannya.

Polisi pun memberikan tidakan tegas kepada MS. MS dibedil tepat di kakinya. Keduanya pun akhirnya bisa diringkus. Tersangka yang terakhir diringkus adalah HS alias S.

Dia ditangkap saat berada di dalam kamar kosnya di kawasan Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Kisaran kota, kabupaten Asahan. “Kita masih mengejar pelaku T yang saat ini masih buron,” tandasnya.

Selaiin mengungkap kasus pencurian disertai kekerasan itu. Satreskim Polres Asahan juga meringkus beberapa pelaku kejahatan curanmor yang kerap meresahkan.

Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda Khomaini memgungkapkan, selain kerap kali melakukan aksi curas dan curat, para pelaku juga sering melakukan pencurian sepeda motor. "Mereka ini residivis," tandasnya.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi