alexametrics

Mahasiswa UMS Akan Teliti Suku Muslim di Mongolia

10 September 2018, 12:55:12 WIB

JawaPos.com – Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan melakukan ekspedisi ke Mongolia. Adalah Ajeng Nurtri Hidayati, 22, dari Fakultas Ilmu Komunikasi, dan Iqbal Nurii Anam, 22, dari Teknik Sipil.

Mereka merupakan anggota Mahasiswa Muslim Pecinta Alam (Malimpa) UMS. Rencananya, ekspedisi dilakukan pada 11-27 September 2018. Ekspedisi salah satu tujuannya untuk menguak Suku Kazhak Nomad yang merupakan suku muslim di Mongolia.

Ajeng Nurtri Hidayati mengatakan, pengalaman ekspedisi ini menjadi sangat spesial. Sebab ekspedisi bertema Pioneer of Young Exprlorer from Indonesia/Tread The Land of Mongolia itu menjadi yang pertama dari Indonesia. Untuk persiapannya sudah dilakukan sejak Februari lalu.

“Persiapannya mulai dari teknis dan nonteknis. Kemudian ada pelatihan simulasi dengan melakukan pendakian di sejumlah gunung,” terang Ajeng saat jumpa pers di Solo, Senin (10/9).

Persiapan pendakian perlu dilakukan karena Ajeng dan Iqbal akan menaklukkan gunung es tertinggi Khuiten Mongolia. Untuk mencapai puncak tertinggi di dunia kesembilan itu tentu tidak mudah.

“Untuk perjalanan pendakian gunung dengan ketinggian 4.374 mdpl membutuhkan waktu lima hari. Sebelum ke basecamp, kami harus menempuh perjalanan lebih kurang 200 kilometer menggunakan (mobil) van,” urainya.

Iqbal menambahkan, pihaknya akan sekaligus melakukan penelitian terhadap keberadaan suku muslim di negara tersebut. Suku tersebut bernama Khazak Nomad yang berada di kaki Gunung Altai Tavan Bogd Mongolia.

“Kami akan melakukan pendataan sosial budaya suku Khazak Nomad yang menjadi satu-satunya suku muslim di Mongolia. Kami juga sudah mendapatkan pelatihan jurnalistik. Mulai dari menulis sampai dengan fotografi,” ungkapnya.

Riset ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh budaya religiusitas Suku Khazak Nomad. Sehingga bisa mengetahui khazanah Islam yang lebih luas. Iqbal meyakini ada perbedaan antara budaya muslim di Mongolia dan Indonesia.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMS Taufik Kasturi mengatakan, penelitian yang akan dilakukan dua mahasiswa tersebut bersifat kualitatif. “Riset fokus sosial budaya. Pengaruh budaya religiusitas mereka, untuk mengetahui khazanah Islam lebih luas,” ucapnya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (apl/JPC)

Mahasiswa UMS Akan Teliti Suku Muslim di Mongolia