JawaPos Radar

Lelang Lamban, Taman Maju Bersama Anies Belum Bisa Dibangun

10/09/2018, 16:32 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Lelang Lamban, Taman Maju Bersama Anies Belum Bisa Dibangun
RPTRA di Semper Barat peninggalan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Yesika Dinta/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun Taman Maju Bersama (TMB) belum terealisasi hingga saat ini. Hal itu karena lambannya proses lelang yang dilakukan. Padahal rencana awal pembangun akan dimulai pada Juni lalu.

Kepala Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman DKI Djafar Muchlisin menuturkan rencana tidak sesuai harapan, karena hingga kini pemenang lelang belum juga ditemukan. "Belum karena lama lelangnya. Tapi sedang berjalan, kami masih menunggu konfirmasi, mudah-mudahan pertengahan bulan ini dapat," ujar Djafar saat dihubungi awak media, Jakarta, Senin (10/9).

Menurutnya, akan ada sekitar 10 TMB yang akan dibangun di Jakarta tahun ini. Taman itu ada di kawasan Rorotan, Kampung Baru, Pasar Minggu, Ragunan, Bambu Apus, Pesanggrahan, Kebon Jeruk, Cipayung, dan Lenteng Agung.

Anggaran yang dihabiskan oleh Pemprov DKI untuk membuat 10 taman tersebut adalah sebesar Rp 27 miliar. Perhitungannya satu taman akan membutuhkan lahan 750 meter sampai 1.500 meter.

Djafar mengutarakan tahun depan, pihaknya akan menambah 50 TMB hingga target 261 TMB terpenuhi. Untuk diketahui, ke-10 taman tersebut masih dalam proyek percontohan. "Tahun selanjutnya baru akan bangun 50 lagi, tahun selanjutnya 50 lagi," jelasnya.

Seperti yang diketahui, TMB ini masuk dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2018-2022. Djafar pun mengatakan konsep TMB mirip RPTRA milik Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, namun mengedepankan nuansa yang lebih alami.

"Taman Maju Bersama ini natural, enggak banyak pengerasan. Kalau keadaan fisiknya saat ini adalah perairan, maka taman akan dibangun di atas air," jelasnya.

“Sama (RTH). Ada (aula) tapi enggak dibangun dengan konkret pengerasan. Tetap ada aula tapi dalam bentuk bambu, panggung dari bambu,” tambahnya.

Sementara itu di Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan akan membangun lima Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) tahun ini. Kepala Suku Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Kota Administrasi Jakarta Selatan, Yaya Mulyarso mengungkapkan, lima RPTRA tersebut akan dibangun di lima kelurahan dari tiga kecamatan yakni Kebayoran Lama, Jagakarsa dan Cilandak.

"Lima RPTRA itu akan dibangun di lima kelurahan yaitu Grogol Utara, Lenteng Agung, Tanjung Barat, Cipedak dan Lebak Bulus," kata Yaya, Senin (10/9).

Sama seperti TMB, untuk pembangunana RPTRA juga masih dalam tahap lelang. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 9 miliar. "Saat ini tengah dalam lelang fisik, rencana kalau lelangnya lancar, minggu kedua Oktober bisa dibangun," tandasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up