Berselancar di Instagram, Fotografer Abal-abal Perkosa Dua Model

10/09/2018, 18:55 WIB | Editor: Dida Tenola
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto (kiri) mendengarkan pengkuan tersangka Aditya, Senin (10/9) (Aryo Mahendro/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Pemuda bernama Aditya Fernanda, 20, warga Medokan Ayu Rungkut, Surabaya harus meringkuk di sel tahanan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Pasalnya, dia terbukti memperkosa dua gadis dibawah umur.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menjelaskan, Aditya dilaporkan oleh dua orang perempuan berinisial NA, 17, warga Menganti, Gresik; dan RR, 15, warga Tandes, Surabaya. Keduanya merupakan korban kebejatan Aditya. Para korban itu berkenalan dengan Aditya melalui Instagram. ”Dia menghubungi korban melalui fitur direct message dan mengiming-imingi job fotografi," jelas Agus, Senin (10/9).

Aditya memang sengaja berburu model freelance. Guna memuluskan aksinya, dia mengiming-imingi para model itu dengan bayaran sebesar Rp 1 juta.

Saat berkomunikasi dengan NA, Aditya sempat mengajaknya keliling Kota Pahlawan. Dia kemudian mengarahkan mobilnya ke kawasan Pantai Ria Kenjeran. Di sana, mobil diparkir di tempat sepi.

Saat itulah, Aditya langsung melancarkan aksinya. Dia mengancam NA dengan pisau, menyuruh cewek ABG itu untuk menanggalkan pakaiannya. NA yang ketakutan dan tidak bisa melawan, diperkosa sebanyak empat kali oleh Aditya. Tak cuma memperkosa, Aditya juga merampas handphone korban.

Perbuatan bejat juga dilakukan terhadap RR. Hanya saja, Aditya tidak sampai menyetubuhinya. Dia hanya meraba tubuh RR.

Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung melacak keberadaan Aditya. Korps berseragam cokelat akhirnya berhasil meringkusnya di Lumajang.

Agus menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Sebab diduga korban Aditya lebih dari dua orang. Fakta tersebut terdapat pada akun Instagram milik Aditya. Ada beberapa akun perempuan yang pernah berkomunikasi dengannya. "Memang menurut keterangan yang kami dapat, tersangka baru berhasil mencabuli dua korban. Tapi kami akan dalami terus. Sebab direct message-nya terhubung ke beberapa akun lain," kata Antonius.

Saat ditanya wartawan, Aditya mengaku memang memiliki keterampilan fotografi dan editing gambar. Namun aktivitas itu sudah lama tidak dilakoninya. Saat ini dirinya bekerja sebagai sopir. Aditya juga mengatakan, sebelum melampiaskan aksinya dia juga memakan permen yang bisa meningkatkan libido.  ”Makan permen buat nambah nafsu, karena dasarnya memang sudah kepingin,” bebernya sambil menutupi wajah.

 

 

 

 

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi