JawaPos Radar

Pemkab Sleman Siap Support Dua Proyek Nasional yang Tengah Digarap

10/07/2018, 17:00 WIB | Editor: Budi Warsito
Pemkab Sleman Siap Support Dua Proyek Nasional yang Tengah Digarap
Pemerintah akan bangun jalang layang baru di Sleman. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) siap mensukseskan dan mendukung pembangunan dua proyek nasional yang digagas Pemerintah Pusat. Kedua proyek tersebut yakni berupa outer ringroad dan jalan tol elevated. Pihak Pemkab Sleman mendukung proyek tersebut karena,

kehadiran dua proyek tersebut tentunya akan berdampak positif untuk Sleman. juga di bidang pariwisata. Kedepan, Sleman pun dapat bersaing dengan daerah lainnya terutama dalam hal wisatanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Sleman, Kunto Riyadi mengatakan, untuk jalan tol elevated yang melewati Semarang, Magelang, kemudian Borobudur menuju ke Sleman, Jogjakarta pastinya akan lebih mempercepat waktu tempuh kendaraan.

"Dari yang sebelumnya ke Borobudur sejam, bisa 15 menit. Pastinya akan semakin banyak orang yang datang berwisata. Persaingan seperti hotel dan restoran pun harus semakin baik," katanya, Selasa (10/7).

Ia mengapresiasi rencana pembangunan proyek jalan tol elevated yang nantinya akan dibangun di atas selokan Mataram itu. Sebab, dengan konsep jalan layang, tak akan ada penggusuran maupun dampak sosial. "Kalau membelah kampung kan berdampak sosial. Alih fungsi lahan bisa diselamatkan," ucapnya.

Meski demikian, dalam proyek tol elevated dari Semarang ke Jogjakarta ini, pihaknya pun belum bisa berbuat terlalu banyak. Mengenai rencana pembangunan fasilitas pendukung yang bisa memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada warganya.

Berbeda dengan outer ring road, yang mana pihaknya sudah merencanakan untuk membangun rest area di beberapa titik. Di rest area itu, nantinya warga bisa berjualan atau menjual jasanya kepada para pengendara yang beristirahat.

"Kalau tol tentunya kami gak bisa ngapa-ngapain. Kalau outer ring road mungkin bisa rest area, kan menambah lapangan kerja," katanya.

Outer ring road itu, nantinya akan melintasi di wilayahnya dengan panjang sekitar 49,714 kilometer. Melewati beberapa kecamatan, di antaranya Minggir, Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan, Ngemplak, kemudian Kalasan. Saat ini tahapannya baru pembahasan Trase jalan atau sumbu jalan.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up