JawaPos Radar

Diduga Alami Malpraktek

Desainer Cantik Ini Bawa Hotman Paris ke Rumah Sakit Grha Kedoya

10/07/2018, 17:09 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Desainer Cantik Ini Bawa Hotman Paris ke Rumah Sakit Grha Kedoya
Korban malpraktek, Selphie mendatangi RS Grha Kedoya bersama Hotman Paris. (Reyn Gloria/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Seorang desainer muda, Selphie mengaku menjadi korban malpraktek oknum dokter berinisial HS di RS Grha Kedoya Jakarta Barat. Korban pun mendatangi pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea untuk menjadi kuasa hukumnya.

Atas hal tersebut, Hotman dan Selphie pun mendatangi RS Grha meminta pertanggungjawaban atas kejadian memilukan yang menimpa kliennya. Berdasarkan pantauan JawaPos.com, Hotman tiba pukul 13.46 WIB.

"Ketemu di kopi Joni satu minggu yang lalu. Begitu saya tahu keluhannya, dia mengaku dua indung telurnya diambil tanpa ijin, masa depannya hancur, saya pikir ini masalah serius," tegas Hotman di RS Grha Kedoya, Jakarta Barat, Selasa (10/7).

Desainer Cantik Ini Bawa Hotman Paris ke Rumah Sakit Grha Kedoya
Korban malpraktek, Selphie mendatangi RS Grha Kedoya bersama Hotman Paris. (Reyn Gloria/ JawaPos.com)

Sesuai keterangan korban, Hotman mengatakan pertama kali Selvy datang ke Rumah Sakit pada 20 April 2015. Dalam keadaan fisik yang bugar walau mengalami gangguan di perut setelah selesai berolahraga Muay Thai.

"Akhirnya 20 April ketemu dokter internis sekitar pukul 14.00, terus USG dan cek lab. Hasil USG ada indikasi kista, oleh dokter internis direkomendasikan ke dokter kandungan atas nama dr. HS," terang Hotman.

Lalu pada 21 April 2015, pagi harinya dr. HS telah stanby ada di ruang operasi, membius total korban dan menyelesaikan operasinya. Setelah operasi, Selvy siuman tanpa ada pemberitahuan kedua indung telurnya pun ikut diangkat. "Tanggal 24 setelah check out baru dokternya ngasih tahu kalau indung telurnya udah diambil," tutur Hotman.

HS begitu entengnya memberitahukan melakukan operasi indung telur tanpa meminta persetujuan korban. Bahkan, sebelum pengangkatan pun tidak pernah ada pemeriksaan laborarium terkait pengambilan indung telur.

"Dia (HS) bilang ke saya (Selphie), 'saya dilema makanya saya ambil dua indung telur kamu. Jadi, kamu nggak bisa punya anak lagi dan nggak bisa muay Thai lagi, cuma bisa yoga. Kamu akan menopause" tutur Selvy.

Dari pernyatannya, Selphie sempat berkaca-kaca dan terbata-bata mengetahui tindakan HS akan menghentikan langkahnya mempunyai buah hati. Dirinya menekankan hanya meminta keadilan dari rumah sakit dan dokter terkait, HS.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Direktur RS Grha Kedoya, Hiskia Satrio pun turut prihatin atas kejadian yang menimpa korban. Namun dirinya tidak dapat menjelaskan tindakan lebih jauh atas nasib oknum dokter tersebut.

"Kami tidak bisa memberikan pernyataan karena kami manajemen. Secara profesional akan diatasi sendiri oleh proses yang sedang berlangsung di majelis kehormatan dan disiplin dokter," tutur Hiskia.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up