JawaPos Radar

KPA Targetkan Solo Bebas Penularan HIV/AIDS 2020

Sehari Satu Orang Meninggal

10/05/2018, 18:32 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus HIV AIDS
ILUSTRASI Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Solo menargetkan Kota Solo bebas dari penularan HIV/AIDS pada tahun 2020 mendatang. (dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Solo menargetkan Kota Solo bebas dari penularan HIV/AIDS pada tahun 2020 mendatang. Sejumlah upaya pun dilakukan untuk menekan penularan penyakit mematikan tersebut. Mengingat, sampai saat ini kasus penyebaran virus HIV di Kota Solo masih cukup tinggi. 

Komisioner KPA Kota Solo, Tommy Prawoto menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki KPA menyebutkan bahwa penyebaran virus HIV/AIDS pada tahun 2017 mencapai 598 kasus. Dan dalam tiga bulan terakhir, KPA mencatat ada sedikitnya 79 kasus yang ditemukan. "Dengan temuan ini artinya setiap hari ada satu orang yang positif HIV/AIDS," terangnya, Kamis (10/5). 

Tommy menambahkan, sebenarnya peningkatan jumlah warga yang terdeteksi positif HIV/AIDS salah satunya karena aktifnya para relawan, penyuluh maupun warga peduli AIDS (WPA) yang terus melakukan pendampingan dan pemeriksaan. Selain itu, juga meningkatnya kesadaran masyarakat juga semakin tinggi. 

Pemkot Solo sendiri sangat mendukung target dari KPA tersebut. Pemkot bahkan berjanji akan menambah anggaran untuk WPA. Selama ini, WPA hanya mendapatkan dana sebesar Rp 1 juta setia tahunnya.

Menurut Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo jumlah tersebut sangat kecil. Untuk itu, Rudy menjanjikan akan memberikan tambahan untuk WPA. "Kalau Rp 1 juta untuk setahun itu sangat kecil, nanti ditambah kalau bisa setiap bulan itu Rp 500.000. Nanti dianggarkan di APBD Perubahan," terangnya. 

Menurutnya, keberadaan WPA ini sangat penting. Dan WPA juga bukanlah pekerjaan mudah. Tidak setiap orang bersedia untuk menjadi WPA dan mampu melakukannya. Maka dari itu, menurut Rudy penambahan biaya operasional ini dinilai sesuatu yang wajar.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up