JawaPos Radar

Jalur Rahasia Pemindahan 155 Napi Terorisme ke Nusakambangan

10/05/2018, 11:54 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Jalur Rahasia Pemindahan 155 Napi Terorisme ke Nusakambangan
Para napi teroris digiring petugas polisi pascakerusuhan di Mako Brimob. Mereka dipindahkan ke Nusakambangan (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Polda Jawa Barat mengerahkan sebanyak 225 personel untuk melakukan pengawalan dan pengamanan proses pemindahan 155 narapidana teroris. Pascakerusuhan di Mako Brimob, para napi teroris dipindahkan ke Nusakambangan, Kamis (10/5) pagi.

Kabid Humas Polda Jawa Barat AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pihaknya sedang melakukan tugas pengawalan dan pengamanan untuk pemindahan 155 napi teroris dari Mako Brimob ke Nusakambangan.

"Ya kita amankan jalur, pengawalan dan pengamanan sesuai dengan hakekat tugas yang sudah ditentukan di wilayah Jawa Barat," kata Trunoyudo saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (10/5).

Jalur Rahasia Pemindahan 155 Napi Terorisme ke Nusakambangan
Mako Brimob Kelapa Dua Depok mendapat pengamanan ketat usai keributan napi (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

Namun, kata dia perihal jalur tidak bisa disebutkan atau diinformasikan. Karena jalur rahasia yang lewati para napi semua teknis bersifat tertutup.

"Hanya itu yang bisa saya sampaikan karena itu teknis tidak boleh disampaikan karena masih tertutup tidak bisa dibuka (disampaikan) nanti kita lewat jalur ini itu. Itu tidak boleh, nanti lawan membaca," jelasnya.

Maka, lanjutnya teknis pengamanan dan pengawalan jalur pemindahan sudah ditentukan oleh pusat dalam hal ini Mabes Polri. Jalur itu sudah diamankan.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto juga telah memberikan petunjuk dan arahan kepada suluruh jajaran Polda Jabar terkait jalur yang dilewati. Sehingga semua jajaran melakukan langkah-langkah pengawalan dan kenyamanan jalur maupun tempat yang akan digunakan aktivitas maupun transportasi kegiatan pemindahan para napi tersebut.

"Titik penjagaan tidak boleh, itu masih sifatnya teknis yang masih harus dirahasiakan. Kita tidak bisa buka. Itu tidak boleh," ujarnya.

Ketika disinggung jumlah bus pengawalan, pihaknya menyatakan bus yang digunakan untuk pemindahan sudah disiapkan dari Jakarta. Sedangkan pengawal dari Polda Jabar hanya mengawal dan mengamankan saja. Karena itu merupakan ranah wilayah Mabes Polri dan koordinasi dengan Kemenhumham.

"Jadi untuk titik tidak bisa. Masih rahasia, nanti terbaca. Yang pasti kita sudah kawal dan amankan," tuturnya.

Posisi para napi sekarang ini tidak termonitor. Namun yang jelas semua sudah melaksanakan tugas pengawalan dan pengamanan.

(ce1/ona/JPC)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 10/05/2018, 11:54 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up