JawaPos Radar

Korban Kerusuhan di Mako Brimob

Dikenal Ramah, Briptu Fandy Gugur Tinggalkan Istri dan Anak Balita

10/05/2018, 17:23 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Korban Kerusuhan Mako Brimob
Suasana prosesi pemakaman Briptu Fandy Setyo Nugroho di TPU Kuncen, Sanden, Magelang, Kamis (10/5) pagi. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Suasana duka menyelimuti kediaman Briptu Fandy Setyo Nugroho, anggota Densus 88 yang gugur dalam peristiwa kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Selasa (7/5) malam. Di rumah duka yang berlokasi di Jalan Tugu II No. 30, Perum Kopri, Magelang Utara, nampak sejumlah kerabat almarhum masih menangisi kepergian salah seorang anggota keluarga mereka.

Menurut informasi yang dihimpun, jenazah Briptu Fandy Setyo Nugroho sendiri telah dimakamkan di TPU Kuncen, Sanden, Magelang, Kamis (10/5) pagi tadi pukul 09.15 WIB. Meski begitu, masih terlihat sejumlah tamu yang berdatangan ke rumah duka untuk mengucap belasungkawa.

Walau demikian, saat didatangi wartawan, pihak keluarga korban nampaknya masih enggan memberikan keterangan mengenai peristiwa ini. Namun, menurut pengakuan salah seorang perempuan paruh baya yang mengaku masih tetangga dekat keluarga korban, Briptu Fandy gugur meninggalkan istri dan seorang putra yang masih balita.

"Tadi istrinya sewaktu pemakaman beberapa kali terlihat lemas. Seperti mau pingsan. Gimana tidak, anaknya juga masih kecil, baru genap satu tahun apa ya. Setahu saya mereka sebelumnya tinggal di Jakarta, istrinya dokter," ujar Haryono, 57, tetangga Fandy di Magelang saat ditemui di sekitaran kawasan rumah duka, Kamis.

"Ibunya tadi waktu pemakaman nangis terus. Dia kan juga polisi," tambahnya.

Mengenai pribadi almarhum sendiri, Haryono mengatakan apabila dirinya tak terlalu paham lantaran jarang berkomunikasi langsung. Akan tetapi, menurut cerita yang ia dengar dari putranya, yang tak lain adalah tetangga sepantaran korban, Briptu Fandy dikenal sebagai sosok ramah.

"Anak saya kan temennya kakaknya dekat. Kenal juga sama Mas Fandy dan katanya orangnya baik. Ketemu teman-teman almarhum, tadi katanya Mas Fandy juga ramah sama tetangga-tetangga," sambungnya.

Hal senada juga diungkapkan dua orang pria sedikit lanjut usia. Mereka yang menolak menyebutkan namanya ini juga mengaku tetangga dekat ayah korban, Purwoko. 

"Kami kenal dekat sama bapaknya dan anaknya sedari kecil. Sering ketemu, orangnya (alm. Briptu Fandy) sopan. Ya meski kadang kelihatan pendiam," ujar salah satu dari kedua pria yang mengaku baru saja menunaikan ibadah salat Ashar di masjid tak jauh dari rumah duka.

Saat hendak dimintai keterangan lebih lanjut, keduanya menolak dan langsung pergi. Begitu pula dengan beberapa orang di sekitar rumah duka yang lain.

Briptu Fandy Setyo Nugroho, seperti diketahui adalah salah satu dari lima anggota kepolisian yang gugur saat peristiwa kericuhan melibatkan napi terorisme di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok. 

Mereka yang gugur selain Briptu Fandy diantaranya, Iptu Yudi Respuji Siswanto, Aipda Benny Setiadi, Briptu Syukron Fadhli dan Briptu Wahyu Catur Pamungkas. Jenazah keempatnya diketahui telah dikebumikan di daerah asal masing-masing, Kamis (10/5) pagi tadi.

(gul/JPC)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 10/05/2018, 17:23 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up