alexametrics

Mantan Ketuanya Membelot ke Prabowo, Golkar Wonosobo Klaim Solid Dukung 01

10 April 2019, 18:10:19 WIB

JawaPos.com – DPD Golkar Wonosobo menyatakan tetap pada pendirian mereka mendukung Capres Joko Widodo pada Pilpres 2019. Meski eks Ketua DPD II Golkar Kabupaten Wonosobo, Triana Widodo sebelumnya sempat mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo Subianto sebelum ia diberhentikan dari jabatannya.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Harian DPD Golkar Jateng Iqbal Wibisono yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD II Partai Golkar Wonosobo per Senin (8/4) kemarin. Ia menyebut, tindakan pengalihan dukungan kemarin hanyalah murni niatan Triana.

Pasalnya, Iqbal menyebut, ratusan kader Golkar yang berangkat ke Jogjakarta guna menemui Prabowo adalah hasil arahan Triana selaku pemimpin mereka kala itu. “Mereka (kader Golkar Wonosobo) tetap setia pada partai. Kesetiaan pada saat itu karena Pak Wiwid (Widodo) ketua. Sehingga diajak ke mana pun siap, tanpa sadar konsekuensinya,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (10/4).

ILUSTRASI: Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengibarkan panji Partai Golkar dalam penutupan Munaslub Golkar di Jakarta Covention Center (JCC) Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Hendra Eka/Jawa Pos)

Atas dasar itu pula, ratusan kader yang berangkat ke Jogjakarta kemarin luput dari sanksi. Hanya Triana saja yang menerima konsekuensinya, yakni dicopot dari jabatannya selaku Ketua DPD II Golkar Kabupaten Wonosobo.

“Saya kira Pak Wiwid sudah punya argumentasi panjang mengapa ia mendukung 02, termasuk sanksi. Namun kepada anggota kan belum tentu tersosialisasi. Itulah mengapa waktu kita menyerahkan SK ke DPD, pengurus-pengurus masih tetap solid dan tetap akan memenangkan Pileg dan Pilpres,” tegasnya.

Karena, menurut pengakuan Triana yang diperoleh pihaknya, Triana sendiri masih setia memenangkan Golkar di Pemilu 2019. Meski beda haluan untuk Pilpres. Untuk itu, Iqbal berujar jika pihaknya masih bisa mentolerir. 

“Kami harus seimbang dalam mengambil langkah-langkah. Langkah organisasi harus tetap berjalan, sisi lain langkah politik harus kita tempuh. Karena bertentangan dengan (tujuan) pilpres sudah kena sanksi karena bertentangan dengan keputusan partai, tapi satu sisi memenangakan pemilu legislatif. Beliau kan tetap memenangkan Golkar, jadi ambil jalan tengah,” terangnya panjang.

Dengan adanya insiden kecil ini, Iqbal pun mengklaim bakal tidak ada kendala yang berarti pada Pilpres 2019 besok. Mengingat, wilayah Wonosobo, sebutnya, hampir didominasi sebagian besar parpol pengusung Jokowi-Ma’ruf. “01, Wonosobo kuat. PDIP, PKB kuat di situ. Bahkan bisa melebihi target suara Jateng,” imbuhnya.

Sementara untuk Pemilu Legislatif, Iqbal berujar, tetap akan meneruskan pekerjaan selama ini. “Kan sekarang 4 kursi, paling tidak setiap dapil harus ada wakilnya. Kan ada 6 dapil. Target selanjutnya ya harus mencapai 20 persen dan ini perjuangan keras bagi DPD I dan DPD II dan para kader. Tahapan pertama mengembalikan kursi 2009, kan 6 kursi kita. Setiap dapil harus dapat,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro



Close Ads