alexametrics
Kasus Dugaan Suap DAK Kabupaten Kebumen

Ketua PAN Jateng Ngaku Terima Duit Rp 600 Juta dari Taufik Kurniawan

10 April 2019, 15:16:33 WIB

JawaPos.com – Ketua DPW PAN Jateng Wahyu Kristianto mengaku menerima setengah dari uang suap yang ditujukan kepada Taufik Kurniawan. Akan tetapi, duit senilai Rp 600 juta itu sudah dikembalikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu mengemuka sewaktu sidang lanjutan kasus dugaan kasus suap pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Kebumen dan Purbalingga, dengan terdakwa Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan di Pengadilan Tipikor, Semarang, Rabu (10/4).

Wahyu Kristianto merupakan salah satu yang dihadirkan sebagai saksi di persidangan. Selain Wahyu, ada pula Samsu Rizal Hadi alias Hadi Gajut selaku rekanan kontraktor swasta di Purbalingga yang turut dimintai keterangan sebagai saksi.

Mantan wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengenakan rompi organye saat menjalani penahanan. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

Dalam kesaksiannya, Samsu Rizal Hadi alias Hadi Gajut mengaku telah memberikan uang hasil urunan antar para rekanan pengusaha senilai Rp 1,2 miliar. Duit itu adalah commitment fee untuk dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Purbalingga pada APBN tahun anggaran 2017 yang akhirnya terealisasi sebesar Rp 40 miliar.

Sesuai kesepakatan, Hadi Gajut bertugas menyerahkan uang tersebut ke Taufik melalui Wahyu Kristianto di kediamannya, Mandiraja, Banjarnegara. “Saya sampaikan, ini komitmen dari Pak Bupati (Purbalingga). Saya menyerahkan atas persetujuan teman-teman (pengusaha),” kata Hadi di persidangan.

Wahyu juga menyebutkan hal serupa, yakni menerima uang dari Hadi Gajut di rumahnya. Uang tersebut kemudian langsung dibawanya ke Bandung. Kebetulan ia ada kesempatan menemui Taufik Kurniawan di Hotel Asrilia, Agustus 2017.

“Saya sampaikan langsung, saya bilang ke Pak Taufik, ‘Mas, ada titipan dari temen-temen Purbalingga’. Beliau menyampaikan Rp 600 juta dikasihkan ke Haris (Haris Fikri) di Hotel Trans, tenaga ahli, sisanya buat operasional Mas Wahyu. Beliau bilang begitu,” akunya.

Namun, menurut Wahyu, duit itu sudah ia kembalikan ke KPK. Pihak lembaga antirasuah itu pun juga tidak menyampaikan bantahannya. “Sudah dikembalikan Pak Wahyu Kristianto, utuh Rp 600 juta waktu masa penyidikan,” kata Jaksa KPK Eva Yustisiana yang dijumpai saat sidang diskors.

Seperti diketahui Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan diseret ke meja hijau karena dugaan kasus suap pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Kebumen. Pada saat sidang dakwaan Rabu (20/3), terungkap pula jika politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu terlibat dalam pengaturan DAK Kabupaten Purbalingga.

Taufik, dalam dakwaannya, disebut menerima Rp 3,6 miliar dari eks Bupati Kebumen Yahya Fuad. Sementara dari Bupati Purbalingga nonaktif Tasdi, dia mendapat Rp 1,2 miliar.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro

Copy Editor : Fersita Felicia Facette