alexametrics

Soal Tarif MRT dan LRT, Pengamat Ingatkan Pentingnya Integrasi Tiket

10 Maret 2019, 06:30:28 WIB

JawaPos.com – Tarif untuk dua moda angkutan umum teranyar MRT dan LRT Jakarta belum ditentukan hingga saat ini, sebab DPRD DKI Jakarta masih mengkajinya. Aspek keekonomian dan subsidi menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Pengamat Transportasi Universitas Indonesia (UI) Alvinsyah menilai, bahwa tarif Transjakarta paling murah dibandingkan dengan moda transportasi lainnya di Jakarta. Namun menurutnya untuk transportasi massal bukan hanya soal tarif.

“Kebijakan publik (pemerintah) tidak selalu harus diukur dengan akal sehat, yang penting pemerintah komit dengan konsekuensi yang harus ditanggung akibat kebijakan yang dibuatnya,” ungkap Alvin kepada JawaPos.com, Sabtu (9/3).

Sehingga, untuk tarif Alvin memang menyerahkan ke tangan Pemerintah sebab semua keputusan pasti ada resikonya. Namun yang terpenting pihak operator dan penumpang tidak boleh rugi.

“Ya kembali ke pemerintahlah yang harus menetapkan tarifnya yang utama pihak operator dan user/customer tidak boleh dirugikan sehingga standar layanan yang ditetapkan oleh pemerintah tetap terjaga dengan baik,” jelasnya.

Tidak hanya antar moda, Alvin menyatakan integrasi tiket sudah seharusnya bahkan wajib dilakukan. Sebab jika tidak, masyarakat akan dibuat bingung atas manfaat keberadaan MRT bahkan LRT Jakarta.

“Kalau tidak (integrasi tiket) lalu apa bedanya naik angkutan umum eksisting, setiap kali naik harus bayar. Justru dengan integrasi masyarakat dimudahkan dan lebih ekonomis serta lebih cepat kalau menggunakan angkutan umum,” tegasnya.

Alvin melihat sudah seharusnya Pemprov DKI menata keseluruhan integrasi transportasi dan dirinya menyadari menetapkan tarif integrasi tidaklah sederhana. Sebab, perlu mengkombinasikan karakteristik berbagai moda yang berbeda dan yang juga beda operatornya.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Reyn Gloria

Copy Editor :

Soal Tarif MRT dan LRT, Pengamat Ingatkan Pentingnya Integrasi Tiket