alexametrics

Proses Evakuasi KRL Butuh Waktu, Penumpang Diarahkan ke Moda Lain

10 Maret 2019, 14:05:35 WIB

JawaPos.com – Anjloknya KRL rute Jatinegara-Bogor (KA 1722) di kawasan Bogor, membuat penumpang angkutan masal itu sangat terdampak. Terutama yang sudah terlanjur di dalam stasiun dan menanti KRL. Agar perjalanan warga tidak terganggu, masyarakat diminta untuk menggunakan moda lain.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang ingin menggunakan KRL, untuk sementara dapat menggunakan moda transportasi lainnya,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hengki Angkasawan dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Minggu (10/3).

Hengki Angkasawan tidak dapat memastikan berapa lama waktu perbaikan jalur kereta tersebut. “Karena proses evakuasi diperkirakan membutuhkan waktu lama,” imbuhnya.

KRL Bogor Jatinegara anjlok, KRL anjlok
Ilustrasi KRL (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Dia menyebut, atas kejadian yang menimpa KRL dengan nomor KA 1722 itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan meninjau lokasi kejadian.

“Bapak Menteri hari ini akan meninjau lokasi kejadian. Beliau sudah memerintah Dirjen Perkeretaapian segera melakukan evaluasi sambil menunggu hasil investigasi mengenai penyebab kecelakaan,” jelas dia.

Untuk diketahui, posisi anjloknya KRL Jatinegara-Bogor yakni di daerah antara Cilebut – Bogor km 51 + 500, JPL 28 Kebon Pedes Bogor, pada Minggu (10/3), sekitar pukul 10.30. Kereta commuter 1722 tersebut dilaporkan anjlok dan tertimpa tiang Listrik Aliran Atas (LAA). Masinisnya, Yakub Agus S dan PPA bernama Danang pun mengalami cedera.

Hingga berita ini dilansir, petugas masih berusaha untuk mengevakuasi kereta yang anjlok. Sementara penumpang sudah berpindah ke moda lain.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Hana Adi

Proses Evakuasi KRL Butuh Waktu, Penumpang Diarahkan ke Moda Lain