alexametrics

Soal Ricuh di Rutan Solo, Wakapolda: Sudah Kondusif

10 Januari 2019, 18:48:26 WIB

JawaPos.com – Keributan yang terjadi di Rutan Kelas IA Solo, Kamis (10/1) membuat orang nomor dua di jajaran Polda Jateng yakni Wakapolda, Brigjend Ahmad Luthfi langsung turun memantau situasi di lokasi. Mantan Kapolresta Solo itu tiba di Rutan sekira pukul 15.40 WIB.

Setelah beberapa lama berada di dalam Rutan, Wakapolda menyampaikan bahwa kondisi di Rutan Kelas IA sudah kondusif dan kembali seperti sediakala. “Sudah kondusif sekali, pengamanan sudah kami pertebal, dan situasi sudah bisa dikendalikan,” ungkap Ahmad Luthfi kepada JawaPos.com.

Guna mengantisipasi berulangnya kejadian serupa, Luthfi menginstruksikan agar di Rutan dilakukan pengamanan rutin. Baik dari petugas Rutan sendiri dan juga berkoordinasi dengan jajaran Polresta Solo. 

Ricuh Rutan Solo
Total tahanan yang sudah dipindahkan sebanyak 12 tahanan. Pemindahan tahanan dilakukan sebanyak tiga kali. (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Sedangkan saat ditanya mengenai kronologi pasti kejadian, Luthfi enggan mengatakannya. “Kalau untuk pengamanan sudah, kalau untuk kronologinya setelah ini selesai saja,” ucapnya.

Luthfi juga enggan membeberkan dimana lokasi pemindahan para warga binaan Rutan Kelas IA Solo tersebut 

Sementara itu, Kepala Rutan kelas IA Solo, M. Ulin Nuha menyampaikan, keributan yang terjadi di dalam Rutan tidak hanya melibatkan para warga binaan atau tahanan saja. Tetapi, juga melibatkan para pembesuk yang saat ini jumlahnya cukup banyak.

“Ini keributan antara pembesuk dengan warga binaan, tadi karena terjadi salah paham saja. Dan sekarang kondisinya sudah normal kembali,” katanya. 

Seperti diketahui, keributan yang terjadi di Rutan Kelas IA Solo sempat membuat salah satu ormas di Solo geram. Mereka bahkan mendatangi Rutan Kelas IA Solo dan mencoba merangsek masuk ke dalam Rutan. Tetapi, ketatnya penjagaan berhasil menghalau masa yang jumlahnya cukup banyak tersebut. Kondisi sempat membuat lalu lintas di Jalan Slamet Riyadi Solo terganggu.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ari Purnomo



Close Ads
Soal Ricuh di Rutan Solo, Wakapolda: Sudah Kondusif