alexametrics

Listrik di Natuna Segera Kembali Normal

10 Januari 2019, 14:23:27 WIB

JawaPos.com – Kebakaran menghanguskan tiga dari sembilan unit mesin di gudang Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Insiden terjadi Rabu (9/1) kemarin. PLN Rayon Natuna langsung berbenah untuk memastikan masyarakat tetap terlayani.

Manajer PLN Rayon Ranai Dwi Ristiono mengatakan, listrik sudah kembali dialirkan menggunakan mesin cadangan beberapa saat setelah kebakaran. Memang kondisi terkini masih belum berjalan optimal. Namun suplai listrik sudah sampai kepada masyarakat.

Dengan perbaikan yang terus dilakukan, Ristiono memprediksi kondisi normal kembali bisa dirasakan pelanggan PLN di Ranai paling lambat Jumat (11/1) besok. “Kami terus upayakan. Sejak tadi malam sudah tidak ada yang gelap. Semua sudah menyala,” kata Ristiono melalui sambungan telepon, Kamis (10/1).

Kebakaran terjadi di gudang mesin PLTD milik PT. Bima Golden Powerindo (BGP). Perusahaan tersebut merupakan rekanan PLN Natuna yang selama ini dioptimalkan untuk menyuplai listrik ke masyarakat.

Mesin milik PLN Natuna yang ketika itu dalam posisi standby, sudah dimaksimalkan untuk menutupi terputusnya aliran listrik karena kebakaran. Untuk memenuhi suplai listrik di kawasan Selat Lampa, Ranai, PLN juga mengoptimalkan mesin PLTD Pian Tengah. Satu dari dua gardu yang masih berada di Ibu Kota Kabupaten Natuna.

Terkait dengan kerugian dan penyebab kebakaran, Ristiono mengaku masih belum bisa memastikan. Sebab aset yang terbakar merupakan milik rekanan PLN. Ia masih menunggu informasi perihal itu.

Kebakaran yang terjadi selama kurang lebih 2,5 jam itu tidak ada korban jiwa. Hanya seorang petugas PLN dilarikan ke rumah sakit karena terlalu banyak menghirup asap.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Natuna Raja Darmika mengatakan, kebakaran sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap terganggunya pelayanan di instansi pemerintahan. Terutama pada server penghitungan kinerja pegawai yang beroperasi 24 jam.

Dari informasi yang diterima, memang sempat terjadi down pada server tersebut. Sebab daya cadangan hanya mampu menahan selama sekitar dua jam. Listrik yang kembali menyala sekitar pukul 23.00 WIB seusai kebakaran, membuat layanan kembali berjalan baik.

Saat ini masih terjadi pemadaman. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama. “Listrik sudah kembali nyala. Tidak ada masalah. Semua kantor sudah menyala,” ucap Darmika.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Bobi Bani



Close Ads
Listrik di Natuna Segera Kembali Normal