alexametrics

Diteror Hoax Tsunami Pantai Barat, Warga Panik dan Ketakutan

10 Januari 2019, 12:29:44 WIB

JawaPos.com – Suasana malam di kawasan Pantai Barat Sumatera Utara mendadak pecah. Warga dikejutkan dengan kabar tsunami yang akan menerjang. Padahal, kabar tsunami mereka dapat pada Kamis (10/1) dinihari itu, ternyata hoaks.

Di Sibolga, warga yang mendengar kotanya akan diterjang tsunami, lalu berhamburan ke jalan. Mereka berlari menjauhi bibir pantai.

Belum jelas kabar itu pertama kali di dapat. Namun yang pasti informasi hoaks tersebut dipercaya warga. Mengingat fenomena alam atau tsunami yang menerjang kawasan Lampung beberapa waktu lalu masih terekam diingatan warga.

“Air laut surut tiba-tiba, kemudian kami mendengar ada isu Tsunami, tidak mau konyol kami pun memberesi barang – barang untuk mengungsi ke dataran tinggi,” ucap Damai Mendrofa warga yang ikut mengungsi.

Suasana kepanikan terjadi. Pemkot Sibolga dan aparat terkait lainnya langsung terjun ke lapangan. Mereka berkeliling untuk meminta masyarakat kembali ke rumah. Aparat pemerintah pun ikut memastikan informasi soal tsunami tersebut merupakan kabar bohong.

“Itu informasi yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Wali Kota Sibolga Syafri Hutahuruk, Kamis (10/1).

Sementara itu, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya memastikan jika kabar tsunami itu tidak benar. BMKG sudah menganalisis rekaman data sinyal seismik di sensor terdekat. Hasilnya tidak ada aktivitas kegempaan di Tapanuli dan sekitarnya.

“Hasil pengamatan stasiun pasang surut (tide gauge) di wilayah Sumatera Utara, (Sibolga, Gunung Sitoli, Lahewa, Teluk Dalam, Pulau Tello, dan Tanabala) tidak ditemukan perubahan gelombang air laut yang signifikan (hanya gejala normal pasang surut harian),” ungkapnya.

BMKG belum melihat tanda-tanda akan terjadinya tsunami. Sehingga, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai isu tsunami yang berkembang dan dapat melakukan aktivitas seperti biasanya.

“Tetap waspada dan selalu pantau informasi resmi yang bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” tandasnya. 

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : prayugo utomo


Close Ads
Diteror Hoax Tsunami Pantai Barat, Warga Panik dan Ketakutan