alexametrics

Terungkap! Polisi Ringkus Pelaku Penembakan Misterius di Kampung Dalam, Ini Orangnya

Penangkapan memakan waktu 10 jam usai kejadian
10 Januari 2017, 21:12:33 WIB

JawaPos.com – Polisi akhirnya berhasil mengungkap pelaku penembakan terhadap Jodi Setiawan (21), warga Jalan Khadijah Ali Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau.

Korban yang ditemukan tewas bersimbah darah pada Sabtu (7/1), sekitar pukul 23.30 WIB itu akibat perbuatan dari Satriadi (29) alias ST, mantan residivis pengedar narkoba di Kota Pekanbaru. (baca: Setelah Dua Kali Suara Letusan, Jodi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah)

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto mengatakan, penangkapan terhadap Satriadi dilakukan langsung oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru yang dibantu Polda Riau, Polres Padang Panjang dan Polda Sumbar, Minggu (8/1).

“Tersangka kami tangkap dalam mobil Honda Freed. Waktu itu kami temukan senjata api (senpi) rakitan dan enam butir peluru,” jelas Kombes Susanto didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto. yang dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Selasa (10/1).

Dalam penangkapan itu, aparat kepolisian juga menyita barang bukti berupa memperlihatkan enam butir peluru yang disertai satu pucuk senjata api rakitan, dan plat nomor mobil BM 1999 RM waktu tersangka melakukan eksekusi.

Diceritakan Susanto, penangkapan Satriadi berawal dari olah tempat kejadian peristiwa (TKP) dan dikombinasikan dengan hasil rekaman 6 cctv di lokasi kejadian. Setelah dilakukan penyelidikan diketahui tersangka berada di daerah Sumatera Barat. “Waktu penangkapan, tersangka tidak ada melakukan perlawanan. Dia ditangkap di halaman masjid di daerah Padang Panjang,” sambung Susanto.

Dijelaskannya, sejauh ini motif pembunuhan yang dilakukan tersangka masih dalam penyelidikan pihaknya. Namun, upaya penangkapan terhadap tersangka tidak sampai dalam hitungan 24 jam atau hanya lebih kurang 10 jam, pelaku tak berkutik.

Dari tangan tersangka tak hanya diamankan senpi. Petugas juga menemukan satu buah pil ektasi. Barang bukti tersebut didapat petugas dari dalam mobil Honda Freed BM 1110 0C. “Tersangka ini setelah menembak korban (Jodi) langsung kabur ke Sumbar. Berhasil kami lacak berkat kerjasama,” jelas Susanto.

Kapolresta menambahkan, bahwa di dalam mobil saat penembakan terdapat delapan orang anggota keluarga tersangka. “Dari keterangan tersangka, dia mau pergi operasi kakinya ke Malaysia. Keluarganya ikut mengantarkan ke Padang,” papar Susanto.

Sementara itu kepada Riau Pos (Jawa Pos Group), tersangka mengaku nekad melakukan aksi pembunuhan karena sakit hati terhadap korban. “Karena dendam pribadi. Perbuatan ini saya setting mendadak. Jumpa dia di Jalan Hasanuddin,” jelas Satriadi.

Sebelumnya, Jodi Setiawan ditemukan tewas dengan satu luka tembakan di dada, Sabtu (7/1) malam sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Hasanuddin Pekanbaru. Penembakan itu terjadi di teras rumah korban. Terdapat dua kali tembakan yang terjadi malam itu.

Satu peluru menembus dada korban, hingga tewas dan satu peluru mengenai mobil bagian belakang milik korban. Penembakan malam itu membuat warga ketakutan. Ketika pelaku menggunakan mobil warna hitam. (man/iil/JPG)

Editor : Ilham Safutra



Close Ads
Terungkap! Polisi Ringkus Pelaku Penembakan Misterius di Kampung Dalam, Ini Orangnya