alexametrics

Timses Jokowi Dukung Syaichona Cholil Jadi Pahlawan Nasional

9 November 2018, 13:47:33 WIB

JawaPos.com – Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Maruf Amin bertandang ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikam, Bangkalan, Madura. Kedatangan mereka dalam rangka mendukung sosok Syaichona Cholil menjadi pahlawan nasional.

Pengasuh Ponpes Al-Hikam KH Nuruddin A. Rahmanara dan para kiai menyambut kedatangan TKD Jokowi-Maruf Amin. Mereka lalu mengadakan pertemuan terbatas dengan 30 ulama Bangkalan dan sekitarnya.

KH Muhaimin Maki, KH Sirajul Umam, KH Fathurrozi Jamil, KH Jazuli Nur, dan KH Mahrus Cholili hadir pertemuan itu. Usai pertemuan, TKD Jokowi-Maruf Amin menyempatkan berziarah ke makam Syaichona Cholil.

Pada kesempatan ini, Ketua TKD Jokowi-Maruf Amin wilayah Jatim Machfud Arifin mengatakan, perlu inisiasi untuk mengusulkan, meriset, dan merancang kajian akademiknya. Sekalipun dirinya memahami jika para kiai dan ulama tidak akan mempermasalahkan soal penyematan gelar pahlawan nasional.

“Kami punya harapan agar Syaichona Cholil bisa ditetapkan sebagai ahlawan nasonal. Khususnya (jasa) Syaichona Cholill yang sangat besar bagi bangsa ini,” kata Machfud di Bangkalan, Jumat (9/11).

Menurutnya, dukungan terhadap penyematan gelar pahlawan nasional kepada Syaichona merupakan bentuk penghargaan jasa ulama. Sebab Syaichona Cholil adalah guru para ulama besar. Sebut saja KH Hasyim Asyari, KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Bisri Syansuri, KH Bisri Mustofa, KH Nawawi, dan KH Asad Syamsul Arifin. “Kami sepenuhnya berharap itu dan siap mendukung,” tukas Machfud.

Selain itu, banyak pesantren di Indonesia yang mempunyai keterkaitan dengan Syaichona Cholil secara langsung maupun tidak. Syaichona juga banyak menciptakan ulama besar dan tokoh yang menjaga bangsa dari kehancuran dan perpecahan.

Hal itu terbukti saat Syaichona Cholil meminta KH Asad Syamsul Arifin mengirim isyarah berupa tongkat kepada KH Hasyim Asyari. Penyerahan isyarah itu kemudian dikenal sebagai awal mula berdirinya Nahdlatul Ulama (NU). “Bisa dibayangkan jika tidak ada murid-murid beliau hingga saat ini yang dikenal sebagai ulama penjaga ke-Indonesiaan,” tandasnya.

Sementara itu, KH Nuruddin A. Rahman menyampaikan bahwa dukungan untuk Jokowi-Maruf Amin di Madura semakin besar. Terutama dukungan kepada Maruf Amin.

Sejumlah kebijakan Jokowi sebagai presiden juga berjalan di Madura. Terbaru adalah menggratiskan Jembatan Suramadu yang bermanfaat bagi masyarakat Madura.

“Ada Kiai Maruf Amin. Beliau ulama sepuh, mantan pimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama. Kami ini punya kewajiban moral. Kalau kata orang Madura, ta’ teghah (tak tega) melihat beliau berjuang sendirian,” imbuh Nuruddin.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (HDR/JPC)



Close Ads
Timses Jokowi Dukung Syaichona Cholil Jadi Pahlawan Nasional