JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tiga Pelajar Akses Konten Porno di Momok Klub, Ini Kata Kadisdik Batam

09 Oktober 2018, 16:59:00 WIB | Editor: Dida Tenola
Tiga Pelajar Akses Konten Porno di Momok Klub, Ini Kata Kadisdik Batam
Ilustrasi konten pornografi di handphone. (Dokumen JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Tiga murid SMPN 28 Batam yang tersandung pornografi membuahkan tanda tanya besar. Selama ini, pengawasan dan pendidikan karakter siswa terus digalakkan sekolah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Koa Batam Hendri Arulan mengatakan, saat ini sebenarnya banyak mata pelajaran yang memuat unsur pendidikan karakter. ”Kalau dulu hanya pelajaran Agama dan PMP, sekarang semua mata pelajaran ada pendidikan karakternya. MTK, IPA dan pelajaran lain ada semua," kata Hendri, Senin (8/10).

Hendri melanjutkan, peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anaknya sangat besar. Terutama berkaitan dengan aktivitas mereka menggunakan media sosial.

Tiga Pelajar Akses Konten Porno di Momok Klub, Ini Kata Kadisdik Batam
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Batam Hendri Arulan. (Bobi Bani/ JawaPos.com)

Pihak sekolah telah berupaya dengan menerapkan beragam aturan untuk membatasi penggunaan gadget. Namun ketika di rumah, pengawasan dikembalikan ke orang tua. "Peran orangtua paling dibutuhkan, di sekolah pengawasannya gampang, tetapi setelah dia selesai sekolah itu yang perlu diawasi," tambahnya.

Terungkapnya kenakalan tiga pelajaran itu menjadi bahan evaluasi buat semua elemen termasuk Disdik. Disdik sendiri telah mengimbau kepada pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswa. Demikian juga dengan komunikasi terhadap orang tua wali murid.

Melalui paguyuban kelas, para orangtua diharapkan bisa berkoordinasi dengan guru untuk memonitor aktifitas anak-anak mereka. Sehingga ke depan, masalah yang terjadi di SMPN 28 Batam tidak terulang kembali. "Saya perintahkan untuk mengintensifkan razia handphone. Pengawasan anak-anak harus bisa dilakukan orangtua, jangan cuma membelikan tapi juga mengawasi,” imbau Hendri.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga murid SMPN 28 Batam bergabung dengan grup Facebook bernama “Momok Klub”. Di sana mereka bisa mengakses konten-konten porno. Aktifitas itu terungkap setelah polisi menggelar razia handphone milik para pelajar tersebut.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up