alexametrics

3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa

9 Oktober 2018, 18:49:23 WIB

JawaPos.com – Daerah yang mengalami amblasan jalan dan tertimbun lumpur (likuifaksi) akibat gempa 7,4 SR disertai tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah tidak akan dibangun kembali menjadi permukiman. Pemerintah akan membangun ruang terbuka hijau (RTH) dan sebuah monumen.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, daerah tersebut antara lain Balaroa, Petobo, dan Jono Oge.

“Nanti akan ditutup dan dijadikan ruang terbuka hijau. Pemerintah juga berencana membuat memorial park atau tempat bersejarah, termasuk membangun monumen atau tugu,” ujarnya dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (9/10).

Menurut Sutopo, pembangunan memorial park bertujuan sebagai pengingat bagi masyarakat. Bahwa ada bencana besar yang pernah melanda Sulawesi Tengah.

“Terlebih lagi, banyak korban yang tidak ditemukan dan diperkirakan tertimbun di bawahnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sutopo juga mengungkapkan soal nasib warga di tiga kampung yang selamat. Mereka, kata Sutopo, akan direlokasi ke lahan lain.

Dampak dari likuifaksi sendiri membuat evakuasi korban sulit dilakukan. Tim SAR gabungan membutuhkan alat berat eksavator amphibi untuk mengatasinya.

Berdasar laporan kepala desa setempat, hingga hari ke-11 pasca bencana, diperkirakan masih ada 5.000 orang yang belum ditemukan.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (yes/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa