JawaPos Radar

Ibunya Tewas Bersimbah Darah, Gadis SMP Minta Tolong

09/10/2017, 12:34 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Police line
Ilustrasi (Pixabay)
Share this

JawaPos.com - Mariana ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya, Minggu (8/10) sore. Jasad warga Kompleks Purnama Agung I, Jalan Purnama, Pontianak Selatan, itu pertama kali ditemukan, Mery, anaknya.

Kala itu, dia mengunjungi ibunya. Dia terkejut bukan main ketika melihat ibunya dalam keadaan telentang di kamar depan. Sudah tak bernyawa dan bersimbah darah.

Menemukan ibunya dalam kondisi tak wajar, gadis yang masih duduk di bangku SMP ini berteriak meminta pertolongan warga. Tak lama, kepolisian dari Polresta Pontianak dan Polsekta Pontianak Selatan pun mendatangi lokasi. Tim Inafis langsung melakukan identifikasi.

“Mariana ini tinggal bersama dua orang anaknya. Satu laki-laki dan satu perempuan. Mariana ini sudah pisah dengan suaminya,” ungkap Setiadi, Ketua RT 001/RW 005 saat dijumpai di lokasi kejadian, Minggu (8/10) sore, sebagaimana dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).

Hasil pemeriksaan di tubuh korban, terdapat luka yang besar di tangan kiri. Di sekitar lokasi kejadian pun, kepolisian menemukan pisau cukur (silet). Diduga, silet itulah yang membuat korban terluka.

“Tidak ada sajam yang ditemukan, melainkan hanya silet. Kemudian di tangan korban sebelah kiri luka,” ungkap Kompol Muhammad Husni Ramli, Kasat Reskrim Polresta Pontianak kepada sejumlah wartawan.

Setelah mengidentifikasi di lokasi, Tim Inafis membawa jasad korban ke RS Anton Soedjarwo (Dokkes Polda Kalbar) untuk dilakukan visum.

Setelah melewati berbagai pertimbangan, jasad wanita 48 tahun itu diputuskan untuk diotopsi di RS Untan Pontianak. Hal ini dilakukan, untuk mengetahui penyebab kematian korban.

“Saat ini jasad korban sudah di Rumah Sakit Untan Pontianak untuk dilakukan otopsi,” terang Husni.

(fab/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up