alexametrics

Ubah Lahan Sampah Jadi Destinasi Wisata

9 September 2019, 09:27:28 WIB

JawaPos.com – Sumber daya alam (SDA), jika dikelola dan dipelihara dengan baik, dapat menjadi pendapatan desa yang potensial. Misalnya, yang dilakukan masyarakat Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan.

Desa tersebut memiliki program inovasi desa (PID) dengan memanfaatkan potensi SDA yang ada, seperti aliran Sungai Lematang dan pemandangan indah Bukit Serelo. Bahkan, lahan pembuangan sampah disulap menjadi destinasi wisata dengan nama Pelancu. Kini destinasi tersebut dikelola BUMDesa Kedaton.

Direktur BUMDes Kedaton Evan Yusuf mengatakan, Pelancu bukan hanya destinasi wisata bagi warga luar desa, melainkan juga telah menjadi tempat wisata bagi masyarakat setempat. Pengembangan tempat wisata itu dilakukan secara bersama- sama oleh karang taruna desa setempat dan perangkat desa. ’’Kami ajak anak-anak muda untuk membantu agar waktu mereka bermanfaat, tidak terjerumus pada pergaulan yang tidak sehat,” ungkap Evan.

Saat ini Pelancu telah berkembang tidak hanya sebagai tempat wisata, tapi juga tempat berkumpul warga. Atas upaya tersebut, Desa Ulak Pandan menerima penghargaan Proiklim 2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Wisata Pelancu juga berhasil menyabet juara 1 tingkat nasional sebagai Wisata Kreatif Terpopuler 2018 dari Anugerah Pesona Indonesia Kementerian Pariwisata.

Saat ini Desa Ulak Pandan menggandeng tiga desa sekitar untuk melakukan bakti sosial di Pelancu. Dananya berasal dari pendapatan 2,5 persen retribusi wisata dan sumbangan dari perkumpulan masyarakat pekerja tambang di wilayah tersebut. Dana yang terkumpul dibagikan dalam bentuk uang tunai, sembako, dan alat tulis kepada keluarga kurang mampu. ’’Perlahan akan kami kembangkan lebih baik,” jelasnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM



Close Ads