alexametrics

Maling Sapi Bawa Senpi, Kabur Usai Baku Tembak dengan Polisi

9 September 2019, 15:54:08 WIB

JawaPos.com – Anggota Polsek Panyipatan, Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel) terlibat baku tembak dengan terduga perampok sapi di Desa Panyipatan. Peristiwa yang berlangsung Sabtu (7/9) sore ini mengakibatkan seorang petugas terkena peluru pelaku.

Pelaku rampok diketahui merupakan buruan Polres Pulang Pisau yang telah mencuri sapi pada 1 September 2018 silam. Mengetahui keberadaan pelaku bersembunyi di Tanah Laut, Polres Pulang Pisau berkoordinasi dengan Polres Tanah Laut untuk proses penangkapan.

Petugas pun membuntuti pelaku di Desa Panyipatan. Saat pelaku keluar dengan mobil, petugas mengejar dan berusaha menutup pelarian pelaku. Sebelum menyergap, polisi memberikan tembakan peringatan.

Rupanya pelaku memiliki senjata api (senpi) rakitan dan membalas tembakan balik peringatan polisi hingga terjadi baku tembak. Selain anggota polisi, seorang anak perempuan berusia 9 tahun turut tertembak. Sekarang anak tersebut masih penanganan medis RS Ciputra.

Polisi yang tertembak, Brigadir Edi Ruvi Susanto, langsung dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin karena mengalami luka tembak di pinggang. Dirkrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Rizal Irawan, Dansat Brimob Kombes Pol A Daulay, dan Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi menjenguk ke IGD RS Ulin. Bahkan kepala RS Bhayangkara AKBP Bambang P turut datang.

Rizal menyebut bahwa anggota tersebut menjadi korban tembak saat proses penangkapan perampokan. “Saya datang ke sini untuk memastikan kondisi korban, dari penanganannya hingga pendonoran darah, tapi sudah ada beberapa kantong yang didonorkan, golongan darahnya O dan kebetulan dia anggota saya sewaktu menjabat Kapolres Tala,” terangnya didampingi AKP Ade P Rihi sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Senin (9/9).

Beruntung, setelah menjalani tiga jam operasi, proyektil yang bersarang di pinggangnya berhasil dikeluarkan. “Sekarang sudah dipindahkan dari ruang OKA ke ruang ICU, dan alhamdulillah operasi lancar proyektil berhasil dikeluarkan. Luka mengenai pinggang kiri,” sebut Rizal, Minggu (8/9) dini hari di IGD RSUD Ulin.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani ketika dikonfirmasi awak media membenarkan ada anggotanya yang terkena tembakan saat mengejar tersangka pelaku pencurian dan pemberatan (Curat) di Tanah Laut (Tala). Pelaku yang saat itu menggunakan mobil berhasil kabur, tapi tidak terlalu jauh dari lokasi kejadian baku tembak, pelaku meninggalkan mobilnya di dalam hutan karet.

“Senjata yang kita sita laras panjang, diduga senjata laras pendek masih di tangan pelaku,” pungkasnya.

Editor : Fadhil Al Birra



Close Ads