JawaPos Radar

Sabu-sabu Oplosan Pecahan Kaca Dipasok dari Madura

09/09/2018, 19:12 WIB | Editor: Dida Tenola
Sabu-sabu Oplosan Pecahan Kaca Dipasok dari Madura
Ilustrasi sabu-sabu (Dokumen JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Faisal, 54, warga Keputran Kejambon sudah diringkus polisi karena menjual sabu-sabu oplosan. Dia mencampur sabu-sabu dengan serbuk pecahan kaca. Dari hasil penyidikan, Faisal mengaku tidak pernah mendapat komplain dari pelanggannya.

Hal tersebut disampaikan Kanitreskrim Polsek Tegalsari Iptu Zainul Abidin. Saat diinterogasi oleh penyidik, Faisal mengaku tidak pernah jujur kepada konsumennya. Artinya, pelanggan sabu-sabu tidak tahu bahwa barang tersebut telah dicampur dengan serbuk pecahan kaca.

Hanya saja, bukan Faisal yang mengoplosnya. Sabu-sabu itu sudah tercampur dengan serbuk kaca saat Faisal membeli dari sang bandar yang berasal Madura. "Pelaku (Faisal, Red) itu juga pemakai. Saat pertama membeli sabu-sabu dari si bandar, Faisal sudah curiga. Sabu seperti meletup saat dibakar (dikonsumsi)," jelas Abidin kepada JawaPos.com, Minggu (9/9).

Sabu-sabu Oplosan Pecahan Kaca Dipasok dari Madura
Faisal (baju oranye), pengedar sabu-sabu yang mengoplos dengan pecahan kaca (Aryo Mahendro/ JawaPos.com)

Berawal dari keanehan itu, lanjut Abidin, Faisal mencoba meneliti sendiri kandungan sabu-sabu yang dibeli dari sang bandar. Akhirnya Faisal tahu bahwa sabu-sabu itu telah dioplos dengan serbuk pecahan kaca.

Tersangka lalu mencoba memisahkan sabu-sabu dengan serbuk pecahan kaca. Namun saat sudah bersih dari pecahan kaca, bobot sabu-sabu malah berkurang. ”Lantaran bobotnya berkurang, pelaku merasa rugi. Kalau bobot turun kan harga juga turun. Akhirnya dia tetap jual barang itu apa adanya seperti yang diterima dari bandar,” ungkap Abidin.

Terkait sang bandar sendiri, polisi sudah mengantongi nama pelaku. Namun bandar tersebut dikenal licin sehingga sedikit menyulitkan upaya korps berseragam cokelat untuk meringkusnya. "Kami masih kesulitan soal medan, karena jual belinya sistem ranjau di Suramadu sisi Madura. Jadi tidak pasti pelaku melakukan transaksi langsung di tempat. Yang jelas, kasus ini masih kami dalami terus," tegas polisi dengan dua balok di pundak tersebut.

 

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up