alexametrics

Pencairan Gaji ke-13 di Batam Belum Jelas

9 Juli 2018, 15:50:52 WIB

JawaPos.com – Gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Batam terbentuk angggaran. Pemerintah Kota (Pemkot) Batam masih belum menemukan formulasi terbaik untuk menentukan anggaran dalam memenuhi tunjangan kinerja tersebut.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih berhitung perihal anggaran untuk kegiatan mana yang harus dipangkas demi memenuhi hak 5.623 ASN.

“Gaji ke-13 memang bergantung pada kekuatan APBD. Tukin (tunjuangan kinerja) untuk itu memang masih kita bicarakan. Kami akan berhitung anggaran untuk hak ASN,” kata Amsakar ketika ditemui di Kantor DPRD Kota Batam, Batam Centre, Batam, Senin (9/7).

Pembayaran gaji ke-13 memang menjadi persoalan tersendiri. Namun demikian, hal tersebut tetap akan dijalankan dengan penyesuaian-penyesuaian pada kegiatan yang telah ada sebelumnya.

Pemkot Batam tetap menentukan skala prioritas. Kegiatan-kegiatan yang sifatnya mendesak dan bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat tidak akan diganggu.

“Hak pegawai akan kami prioritaskan. Akan ada pengurangan dan koreksi berdasarkan skala prioritas. Ini yang nantinya kami hitung. Kegiatan mana yang bisa kami kurangi dan sebagainya,” papar Amsakar.

Sejatinya, gaji ke-13 untuk ASN harus sudah dibayarkan pada Juli 2018. Namun Pemkot Batam masih berkutat dengan upaya menentukan formula terbaik bagaimana menghadirkan anggaran.

Untuk itu, Amsakar belum bisa memberikan kepastian kapan pembayaran gaji ke-13 akan dilakukan. “Kalau untuk komponen gaji pokoknya tentu langsung diterima dari pusat. Masalahnya adalah Tukin dari APBD ini. Nah, ini kapan dibayarkan kami belum tahu,” tuturnya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (bbi/JPC)



Close Ads
Pencairan Gaji ke-13 di Batam Belum Jelas