JawaPos Radar

Bawaslu Sumut Paparkan Kejadian Khusus, Ada KPPS yang Ubah C1

09/07/2018, 08:49 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Bawaslu Sumut Paparkan Kejadian Khusus, Ada KPPS yang Ubah C1
()
Share this image

JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara memaparkan beberapa kejadian khusus saat Pilgub Sumut. Hal itu disampaikan saat rekapitulasi surat suara tingkat provinsi Pilgub Sumut 2018 di Hotel Le Polonia, Kota Medan, Minggu (8/7).

Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rachmawat Rasahan menyoroti soal perbedaan data pemilih tambahan pada daerah yang juga melaksanakan Pemilihan Bupati.

"Terkait hal ini, kami meminta KPU Kabupaten Kota untuk memastikan data mana yang digunakan untuk penghitungan rekapitulasi. Apakah data Pilgub atau Pilbup," kata Syafrida.

Syafrida juga meminta pemusnahan surat suara segara dilakukan bagi KPU Kabupaten/Kota yang belum melaksanakannya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Hardi Munthe menyoroti soal formulir c6 yang tidak didistribusikan. Jumlahnya mencapai 9 persen dari jumlah DPT 9,2 juta.

"Itu soal C6. Ini yang selalu menjadi masalah tiap pemilu" kata Hardi dalam rapat itu.

Berbagai laporan yang masuk ke Bawaslu sedang dalam proses penangan. Yang cukup mengejutkan, Bawaslu juga menemukan ada formulir C1 yang diubah.

"Laporannya sudah ditangani, termasuk Deli Serdang. Di KPPS ada yang mengubah C1. Itu ditemukan saat rekap di Deli Serdang," katanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Iskandar Zulkarnain mengatakan, pihaknya akan menjawab pertanyaan Bawaslu dan saksi soal ketidakcocokan data antara delapan kabupaten yang menggelar Pilbup.

"Nanti akan ditabulasi soal itu. Kita cocokkan kembali. Bisa jadi masyarakat ada yang tidak mengembalikan suara antara Pilbup dan Pilgub," tandasnya.

Sebelumnya, saksi dari Paslon nomor 2 Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus juga menyempaikan beberapa keberatan. Diantaranya sama dengan yang disampaikan dengan Bawaslu Sumut.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up