alexametrics

Soal SP3 Kasus Habib Rizieq, Ulama Banten Apresiasi Kapolri

9 Mei 2018, 00:09:12 WIB

JawaPos.com – Ketua MUI Provinsi Banten KH Romli mengapresiasi langkah Polri yang menghentikan penyidikan kasus dugaan penghinaan Pancasila yang dilakukan Habib Rizieq Shihab (HRS). Menurutnya, kerja kepolisian sangat hati-hati dan profesional sebelum akhirnya mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus tersebut.

“Kita semua patut bersyukur. Karena saya lihat ini kasus sudah diproses dengan baik, sehingga memenuhi rasa keadilan dan itu sudah jadi kewenangan polisi,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/5).

Romli mengatakan, sejak pertama kali mencuat pada Oktober 2016 hingga dilimpahkan ke Polda Jawa Barat pada awal 2017, perjalanan kasus itu telah mendapat perhatian banyak kalangan terutama para kiai dan ulama. Sejauh ini pihak kepolisian telah sungguh-sungguh menjalankan tugasnya.

Penyidikan kasus juga dinilai objektif dan terbuka serta tidak terlihat intervensi dari siapa pun. Mulai sejak gelar perkara, penetapan tersangka, pelimpahan perkara ke Kejaksaan Tinggi, hingga ujungnya penghentian penyidikan karena tidak cukup bukti.

“Terutama pada pimpinan Polri, terima kasih sudah netral, tidak intervensi. Ini bukti bahwa Polri dan ulama bisa kerja sama, jaga suasana damai tanpa mengorbankan keadilan hukum,” tegasnya.

Selain itu, lanjut dia, dihentikannya kasus HRS di Polda Jabar disebabkan sikap profesionalisme kepolisian, serta kedekatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan ulama dan semua lapisan masyarakat. Sikap Kapolri itu sejatinya menjadi gambaran sekaligus harapan atas penyidikan kasus-kasus serupa yang melibatkan ulama, kiai dan pihak lain.

Dengan begitu, langkah-langkah hukum yang diupayakan lembaga kepolisian akan memenuhi rasa keadilan masyarakat. “Kalau adil, insya Allah suasana damai dan tenteram mampu kita jaga dan pertahankan,” pungkasnya.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : (fab/JPC)



Close Ads
Soal SP3 Kasus Habib Rizieq, Ulama Banten Apresiasi Kapolri