JawaPos Radar

Atasi Gangguan PDAM, Pemkot Semarang Kirim 75 Tangki Gratis Per Hari

09/05/2018, 21:13 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Tangki Air Gratis
Tangki air gratis siap didistribusikan. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta PDAM Tirta Moedal mendistribusikan air secara masif ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudu. Tak kurang dari 75 tangki dikirimkan sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Semarang di wilayah timur, yang mana merupakan daerah terdampak menurunnya debit air di IPA Kudu.

Hendi, sapaan karib sang wali kota, menuturkan, total ada hampir 400 ribu liter air yang terdistribusi kepada warga terdampat gangguan aliran IPA Kudu tersebut. "Gratis, ini gratis, tidak ada biaya tambahan, terkhusus untuk masyarakat di wilayah timur yang terdampak," tegasnya usai menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Jateng, Rabu (9/5).

Politisi PDIP ini juga berujar bahwa pihaknya juga telah mensosialisasikan langkah yang bisa dilakukan warga terdampak aliran PDAM dari IPA Kudu, untuk menghubungi nomor (024)76920999. Nomor tersebut adalah layanan gratis air tangki.

Menurutnya, saat ini ada sekitar ada 50 ribu masyarakat pelanggan PDAM di wilayah timur Kota Semarang terdampak gangguan aliran air dari IPA Kudu. Gangguan aliran air tersebut merupakan dampak dari adanya penurunan debit pasokan air baku ke IPA Kudu, Genuk, yang diambilkan dari Bendung Kletak, Klambu, Kabupaten Grobogan.

Penurunan debit pasokan air itu sendiri terjadi dikarenakan masuknya musim kemarau, serta adanya pembangunan rehabilitasi saluran di Bendung Klambu.

Lebih lanjut, Hendi menjelaskan jika satu unit tangki dimaksimalkan untuk membawa sekitar lima ribu liter air ke rumah-rumah warga. "Hari ini saya cek, pengiriman tangki air berjalan lancar, dan ini merupakan bentuk penanganan darurat yang dilakukan oleh PDAM, tentu saja di samping mengupayakan agar pasokan air di IPA Kudu dapat segera normal," bebernya.

Mengenai normalisasi distribusi air dari IPA Kudu sendiri, Hendi meyakinkan jika sudah ada beberapa upaya yang mulai dilakukan PDAM. Seperti penambahan air baku dari Sungai Dombo di Sayung, Sungai Serang di Gubug, dan beberapa sungai lainnya. Ia juga menyebut akan adanya cadangan dari IPA Kaligarang.

"Namun tentu saja butuh waktu untuk memasang pompa air untuk mengambil pasokan air dan lainnya, harapan saya tentu saja bisa lebih cepat normal dari estimasi awal," tandasnya.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up