alexametrics

Ganjar Pastikan Stok Pangan di Jateng Cukup Jelang Ramadan

9 April 2020, 14:17:41 WIB

JawaPos.com–Stok kebutuhan pangan di Provinsi Jawa Tengah mencukupi menjelang Ramadan meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19. Bahkan pada kebutuhan pokok jenis tertentu, seperti beras mampu bertahan hingga tujuh bulan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan, secara keseluruhan kebutuhan bahan pokok di Jawa Tengah masih aman sampai tiga bulan kedepan. Kendati demikian, ada beberapa jenis kebutuhan pokok yang mengalami penurunan harga maupun kekurangan stok. Untuk mengatasi hal tersebut, pemprov telah menerjunkan dinas terkait agar memantau perkembangannya lebih lanjut agar tidak memicu tingginya inflasi di Jateng.

”Hari ini mungkin harga ayam agak jatuh, terus gula, sampai hari ini belum turun ke pasar tapi pelan-pelan sudah dimasuki. Meski sudah turun tapi belum signifikan. Di lain itu bawang, selain itu kita masih oke,” ujar Ganjar seperti dilnasir dari Antara pada Kamis (9/4).

Sebagai catatan, Ganjar mengatakan, pada Maret inflasi di Jateng tercatat hanya 0,02 persen atau lebih rendah dari Februari yang sebesar 0,44 persen dan nasionalnya 0,10 persen. Namun dia juga telah menyiapkan strategi untuk menutup adanya kemungkinan pemicu melambungnya inflasi dari jalan lain.

”Permasalahan yang ada adalah soal distribusi transportasi langsung kepada konsumen karena kalau distribusinya tidak lancar saya khawatir inflasi lebih tinggi dari bulan kemarin,” tutur Ganjar.

Untuk mengatasi permasalahan distribusi tersebut, Ganjar berencana memberdayakan para pengemudi ojek daring maupun konvensional dengan catatan yang bersangkutan akan diberi bekal pengetahuan tentang protokol kesehatan karena saat ini masih pandemi Covid-19.

Dalam waktu dekat, Ganjar bakal meneken nota kesepaham dengan operator ojek daring maupun konvensional. ”Ini pemberdayaan yang kita sampaikan agar komoditas yang tersedia bagus, tapi distribusinya tidak lancar maka di tengahnya ini, yang distribusi mesti diisi. Inilah pentingnya kerja sama dengan para transporter (ojek) itu, bisa mobil maupun motor sehingga ada lapangan kerja baru. Tentu dengan pengelolaan yang lebih ketat,” ucap Ganjar.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=hlPNbD9vN3g
 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads