alexametrics

Pamungkas, Tim Prabowo Minta Peserta Kampanye Putihkan Solo

Izin Lokasi Semarang Ditolak
9 April 2019, 16:12:45 WIB

JawaPos.com – Kampanye terbuka Prabowo-Sandi di Kota Solo, Rabu (10/4) bakal menjadi yang terakhir sebelum memasuki agenda hari tenang Pilpres 2019. Kubu 02 memastikan kegiatan yang diramaikan musisi Nissa Sabyan dan Al Ghazali itu diklaim bakal menjadi kampanye super akbar.

Juru bicara Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Jawa Tengah, Sriyanto Saputro, mengatakan, agenda kampanye terakhir sebenarnya bertempat di Kota Semarang pada Kamis (11/4). Namun batal lantaran tak mendapat izin lokasi.

“Karena kampanye di Semarang batal, kampanye besok (di Solo) akan jadi Kampanye Super Akbar. Pendukung dari sejumlah daerah di luar Solo akan ikut bergabung,” kata Sriyanto, Selasa (9/4).

Massa pendukung capres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memadati SUGBK, Minggu (7/4) pagi. (Issak Ramdhani/JawaPos.com)

Mengenai kampanye di Kota Semarang, rencananya mengambil tempat di Lapangan Pancasila Simpang Lima. Namun, ternyata titik itu tak masuk ke dalam daftar lokasi kampanye dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Sejak pemilu 2004, 2009, 2014 itu boleh. Sekarang tidak boleh,” bebernya.

Sriyanto mengatakan, tempat yang diinginkan oleh tim pemenangan Prabowo-Sandi itu bisa mengakomodasi banyak orang. Macam Stadion Jatidiri. Namun Pemprov Jateng selaku pemilik kewenangan, tidak mengabulkan izinnya. Mengingat kompleks olahraganya tengah direnovasi.

Dalam daftar lokasi yang diizinkan KPU, ada nama Stadion Diponegoro. Tapi, hanya lapangan parkirnya saja yang boleh dipergunakan. Opsi ini pun akhirnya diabaikan. “Bisa dibayangkan malah jadinya berjubel nanti (peserta kampanye),” sambung pria berkumis lebat itu.

Dengan alasan itu, Politikus Partai Gerindra itu pun berharap, para pendukung 02 bisa tetap solid berpartisipasi acara di Kota Solo. “Mohon maaf karena di Semarang dibatalkan. Maka mari besok kita putihkan Solo,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro



Close Ads