JawaPos Radar

Incar Gembong Narkoba, Polisi Malah Dapat Bandar Judi Poker Online

09/04/2018, 20:16 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Incar Gembong Narkoba, Polisi Malah Dapat Bandar Judi Poker Online
lima pelaku judi online terciduk di sebuah rumah di Jalan Ir. H. Juanda Kedawung, Senin (9/4). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Satnarkoba Polres Cirebon Kota berhasil meringkus lima kawanan bandar judi online di perumahan Jalan H Juanda Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin (9/4). Polisi menerima informasi di perumahan tersebut menjadi tempat bersarangnya komplotan pengedar.

Akan tetapi, saat penggerebekan berlangsung, petugas menyaksikan kelima pelaku sedang bermain judi online jenis poker.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy mengungkapkan, pihaknya mensinyalir ada pergerakan narkoba di perumahan tersebut. Namun, saat penyelidikan berlangsung, lima tersangka yang sedang asyik bermain judi game poker. Tiga pelaku di antaranya warga asal Jakarta.

Atas penggerebekan tersebut, kepolisian mengamankan barang bukti berupa 7 unit komputer, 8 buah kartu ATM berbagai jenis bank, dan 5 buku tabungan bank yang diduga untuk transaksi uang hasil judi.

"Dugaan awal ada perederan narkoba di daerah ini. Setelah dilakukan pemeriksaan didapati lima tersangka sedang melakukan judi online," ujarnya, Senin (9/4).

Berdasarkan olah TKP, kelima tersangka mendapatkan keuntungan Rp 2 juta per hari dari modal uang yang dimainkan mulai Rp 100 ribu sampai kelipatannya. Pembagiannya, dari keuntungan pejudi online jenis poker itu mendapat 40 persen dan 60 untuk bandar.

Ronald mensinyalir bahwa kelima pelaku merupakan sindikat jaringan nasional. Karena tiga pelaku di antaranya dari Jakarta. Bahkan, lima perangkat personal komputer itu mereka pengadaan sendiri, termasuk sewa rumah.

"Kumungkinan ini jaringan nasional karena tidak mungkin kalau tidak ada bosnya. Karena untuk judi online pastinya ada bandar dan ada jaringannya. Kemungkinan ada lagi di tempat-tempat lain," terangnya.

Saat olah TKP, satu pelaku berinisial B terbukti positif narkoba saat dilakukan pengecekan urine oleh petugas. Dikatakannya, jenis narkoba yang dikonsumsi masih sedang dalam penyelidikan lebih dalam. Akan tetapi, kemungkinan terbesar jenis narkoba yang dikonsumsi adalah amfetamin.

"Semua barang bukti yang diamankan dinawa ke Makopolres Cirebon Kota. Satu orang tersangka positif narkoba setelah dilakukan tes urine. Kasus ini akan diselidiki lebih lanjut," tutup Ronald.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up