alexametrics

Kejam, Pria Ini Pukuli Istri Pakai Galon dan Raket Sampai Tewas

9 Maret 2020, 11:50:05 WIB

JawaPos.com – Kelakuan Salahudin, 47, warga Kampung Pengambangan, Banjarmasin Timur ini tak pantas ditiru. Sebab, di begitu kejam terhadap Endang Mulia Hayati,41, istrinya sendiri. Salahudin tega membunuh istrinya pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 23.30 Wita, gara-gara mabuk berat dan tersinggung dengan perkatan sang istri.

Ihwal adanya kejadian ini, awalnya  Salahudin pulang ke rumah dalam kondisi mabuk berat. Sementara korban sedang tidur bersama putrinya. Mendapati istrinya tidur, pelaku pun mencoba membangunkannya. Ini karena Salahudin tak terima mendengar anaknya ditegur sang istri. Korban yang tak terima ditegur pun akhirnya cekcok dengan pelaku. Sementara itu, mendapat perlawanan dari korban, pelaku pun marah dan langsung menyiramkan air galon ke tubuh korban.

Tak puas hanya menyiramkan air, pelaku lalu memukulkan galon tersebut berkali-kali ke tubuh korban. Tak hanya itu, pelaku juga kembali memukul korban dengan raket badminton dan beberapa benda lain, yang ada di sekitar ruangan rumah.

Sementara itu, mendengar adanya kericuhan, awalnya sejumlah tetangganya diam saja, karena takut mencampuri urusan rumah tangga orang lain.

“Mulanya mendengar suara gaduh. Kami maklum saja, mengira pertengkaran rumah tangga biasa. Sehingga kami enggan mengurusi. Tapi kemudian terdengar teriakan meminta tolong, lalu suaranya mendadak hilang,” ucap Salamah, 40, tetangga korban, seperti dikutip dari Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group).

“Beberapa jam kemudian baru heboh. Kami baru mengetahui saat suaminya berlari keluar, mengabarkan istrinya sudah mati. Ada warga yang berpapasan dengannya,” tambah Salamah.

Di lain pihak, Kanit Reskrim Iptu, Polsek Banjarmasin Timur, Timor Yono mengatakan, atas kejadian itu, pelaku ditangkap di rumah orang tuanya di Jalan Pangeran Hidayatullah Gang Rindang Banua.

“Kami juga amankan barang bukti yang dijadikan pelaku untuk menganiaya istrinya. Semua peralatan yang ada di rumah, seperti galon, figura, tutup makanan dan raket. Semua itu dipukulkan ke kepala dan badan korban,” terang Timur Yono.

Menurut Timur, motif pembunuhan tersebut, pelaku marah mendengar korban menegur putrinya yang masih mengenakan celana pendek. Pelaku juga coba membangunkan korban dari tidurnya, tapi terlihat masih rebahan. Hingga ia berubah beringas dan tega menganiaya teman hidupnya.

“Korban tidak menggubris karena ia dalam keadaan mabuk. Merasa disindir, pelaku langsung menyiramkan air galon ke korban dan putrinya. Pelaku masih menjalani pemeriksaan,” tambah Timur. “Ada dugaan, korban tak bisa bernafas sebelum meregang nyawa. Korban katanya terjatuh sambil bersujud. Memegang dada sambil berteriak kesakitan,” tukas Timur.

Editor : Kuswandi

Saksikan video menarik berikut ini: