alexametrics

Sambangi Palembang, Jokowi Sebut Indonesia Butuh Nakhoda Berpengalaman

9 Maret 2019, 20:10:00 WIB

JawaPos.com – Calon Presiden (Capres) Joko Widodo menghadiri deklarasi alumni Sriwijaya Bersatu di Palembang Sport Convention Center (PSCC) Palembang, Sabtu (9/3). Dalam kegiatan tersebut, Capres nomor urut 01 ini mengingatkan jangan sampai salah memilih pada Pilpres mendatang.

Jokowi mengatakan negara Indonesia merupakan negara yang besar dengan 34 provinsi, 514 kabupaten/kota dan 17 ribu pulau. Tidak ada di negara lain yang sebanyak itu. Terlebih lagi, di Indonesia dengan beragam suku, agama, tradisi dan budaya.

Seperti contoh, di Sumsel ada 714 suku, mulai dari Palembang hingga Pagaralam. Belum lagi di luar Sumsel. “Inilah kekayaan Indonesia yang harus kita jaga bersama,” katanya disela pidatonya, Sabtu (9/3).

Sambangi Palembang, Jokowi Sebut Indonesia Butuh Nakhoda Berpengalaman
Jokowi mengatakan negara Indonesia merupakan negara yang besar dengan 34 provinsi, 514 kabupaten/kota dan 17 ribu pulau. (Alwi Alim/JawaPos.com)

Ia mengaku jangan sampai Pemilu ini justru tidak bisa menjaga persatuan dan jangan sampai urusan pribadi merusak semuanya. Menurutnya, kerukunan umat manusia merupakan persatuan Indonesia.

Dirinya mengakui semakin besar suatu negara maka tantangan juga besar. Karena itu dibutuhkan pemimpin yang berpengalaman untuk mengelola negara ini. Jangan sampai negara yang memiliki penduduk sebanyak 269 juta ini dititipkan ke orang yang belum berpengalaman. “Ibarat sebuah kapal maka dibutuhkan nahkoda yang berpengalaman,” terangnya.

Dirinya sangat bersyukur diberikan pengalaman, dimana sebelumnya berada di dunia bisnis, kemudian diberi pengalaman pemerintahan dari level terendah yakni wali kota, beranjak ke Gubernur hingga akhirnya menjadi seorang presiden di negara Indonesia.

Ia juga mengingatkan jangan sampai penantian masyarakat selama ini dibawa ke hal yang pesimis. Jangan sampai rakyat ditakut-takuti seperti Indonesia akan bubar, Indonesia akan punah dan lain sebagainya.

“Itu namanya mengajak rakyat pesimis. Padahal, seharusnya rakyat perlu dipompa agar dapat optimis,” tutupnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Alwi Alim

Copy Editor :

Sambangi Palembang, Jokowi Sebut Indonesia Butuh Nakhoda Berpengalaman