alexametrics

Kemarau Panjang di Batam Diprediksi Baru Berakhir Akhir Bulan Ini

9 Maret 2019, 10:50:19 WIB

JawaPos.com- Cuaca panas di Kota Batam dan sekitarnya telah terjadi sejak akhir Januari lalu. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) satasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memperkirakan, kondisi tersebut akan berlangsung hingga akhir bulan ini.

Sementara awal musim hujan diperkirakan baru akan terjadi pada awal bulan depan. April memang menjadi awal pergeseran musim kemarau ke musim hujan di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Prakirawan BMKG Kelas I Hang Nadim Batam Nizam Wawardi menjelaskan, puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Mei-Juni dan Desember-Januari 2020. 

Sedangkan pada Februari-Maret, merupakan kondisi curah hujan terendah. Akibatnya cuaca panas berlangsung cukup ekstem dan mengakibatkan penyusutan air di sumur-sumur milik warga seperti sekarang.

Nizam menjelaskan, wilayah Kepri berada di bawah garis katulistiwa. Sehingga secara umum wilayah Kepri masuk ke dalam tipe hujan equatorial. Artinya akan terjadi hujan sepanjang tahun, akan tetapi ada bulan dengan fase hujan yang berbeda.

“Tidak ada batasan yang jelas antara musim kemarau dan musim penghujan. Tapi ada bulan-bulan yang memang memiliki intensitas tinggi dan rendah,” terang Nizam, Sabtu (9/3).

Panas yang berlangsung saat ini memang memberi dampak pada aktivitas masyarakat. Pihaknya mengingatkan agar masyarakat di Kepri untuk tetap menjaga kondisi tubuh sehingga tidak terserang dehidrasi. Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup dan tidak banyak melakukan aktivitas yang bersentuhan langsung dengan sinar matahari.

Nizam juga mengingatkan masyarakat unutuk tidak sembarangan membakar sampah. Sebab cuaca panas seperti sekarang memiliki signifikansi kuat terjadinya kebakaran.

“Kami ingatkan jangan membakar sampah sembarangan, jangan membuang puntung rokok sembarangan,” tambahnya.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Bobi Bani

Copy Editor :

Kemarau Panjang di Batam Diprediksi Baru Berakhir Akhir Bulan Ini