alexametrics

Banjir Jayapura Mulai Surut

Tujuh Warga Meninggal Tertimbun Longsor
9 Januari 2022, 12:59:05 WIB

JawaPos.com – Setelah hampir dua hari tergenang, Kabupaten Jayapura dan sekitarnya mulai surut dari banjir kemarin (8/1). Listrik yang sebelumnya padam kemarin menyala lagi di sejumlah daerah.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, banjir itu mengakibatkan 59 rumah terendam. ’’Data itu berdasar laporan BPBD Kabupaten Jayapura,’’ katanya dalam siaran pers kemarin.

Banjir dipicu hujan deras yang terjadi sejak Kamis (6/1). Jumat sekitar pukul 01.00 WIT, Kali Menanti dan Kali Makanway akhirnya meluap. Hujan deras juga memicu tanah longsor di beberapa tempat. Lokasi yang terdampak, antara lain, Kampung Nolokla, Kampung Asei Kecil, Kampung Nendali, Kampung Yahim, dan Kelurahan Hinekombe di Distrik Sentani.

Tujuh orang ditemukan tewas tertimbun longsor. Itu menambah panjang catatan kelam musibah yang berkaitan dengan curah hujan di Jayapura. Berdasar catatan Cenderawasih Pos, musibah serupa terjadi pada Februari 2015, Agustus 2017, kemudian 16 Maret 2019. Namun, menurut warga setempat, banjir pada Jumat (7/1) lalu menjadi yang terdahsyat.

Hingga kemarin, tim Basarnas dan aparat keamanan yang dibantu komponen masyarakat bahu-membahu mengevakuasi dan membereskan sisa-sisa banjir. Petugas BPBD Kabupaten Jayapura membersihkan material longsor bersama tim balai besar jalan, dinas lingkungan hidup, unsur TNI-Polri, dan masyarakat. Namun, di beberapa lokasi masih ada genangan air dengan ketinggian 50–100 cm. Jumat lalu, ketinggian air di sebagian daerah masih di atas 2 meter.

Pemda setempat juga menggelar pertemuan untuk membahas penetapan status tanggap darurat demi mempercepat penanganan pascabanjir. Pembentukan pos komando telah digagas dan direncanakan bertempat di Kotaraja, Kota Jayapura.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : ade/fia/ana/nat/c18/oni

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads