alexametrics

Minim Penjagaan, Pelaku Pelempar Bom Molotov Diduga Lewat Jalan Ini

9 Januari 2019, 16:04:53 WIB

JawaPos.com – Akses masuk jalan menuju kediaman Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif dinilai minim penjagaan. Kondisi itu membuat pelaku leluasa melemparkan bom molotov di rumah pimpinan KPK yang berada di Kalibata Selatan No. 42 C RT 01/04 Kelurahan Kalibata Selatan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Ketua RT 03 RW 04 Kelurahan Kalibata Selatan, Makmun Azhari mengatakan, saat malam hari di komplek perumahan RW 04 minim penjagaan. Patroli hanya dilakukan oleh beberapa warga saja, itu pun tidak rutin.

“Setahu saya jarang ada pengontrolan. Hanya ada patroli-patroli warga. Dulu pernah ada siskamling, sekarang sudah jarang. Sudah banyak satpam pribadi,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Rabu (9/1).

Minim Penjagaan, Pelaku Pelempar Bom Molotov Diduga Lewat Jalan Ini
Rumah pimpinan KPK dilempar bom molotov (Istimewa)

Makmun mengatakan, rumah Laode selalu dijaga oleh satpam pribadinya. Sementara itu, pintu masuk di Jalan Kalibata Selatan dijaga oleh dua hansip RW 04 secara bergantian.

Menurutnya, Jalan Kalibata Selatan merupakan jalan satu-satunya yang bisa diakses saat malam hari. Jalan itu tidak diportal karena menjadi penghubung pintu masuk di tiga RW.

“Cuma ada di Jalan Kalibata Selatan. Selain itu ditutup. Hanya satu pintu masuk. Kalau ditutup, semua RT sulit masuk aksesnya,” ujarnya.

Makmun memastikan bahwa sebelumnya tidak pernah ada kejadian pelemparan bom molotov di kampungnya. Peristiwa pelemparan bom molotov di rumah pimpinan KPK itu merupakan kejadian pertama kali di Kelurahan Kalibata Selatan.

“Di sini aman-aman saja. Baru pertama kali ada kejadian seperti ini,” katanya.

Terpisah, Ketua RT 01 RW 04 Kelurahan Kalibata Selatan, Sujatmiko mengatakan, petugas penjagaan di pos pintu masuk hanya ada dua orang hansip dan tiga orang warga yang menjaga bergiliran.

Ia pun memastikan bahwa pelaku pelemparan bom molotov di rumah Wakil Ketua KPK itu melintasi Jalan Kalibata Selatan. Mengingat, hanya jalan itu yang bisa dilalui saat malam hari.

Dikatakannya, akses tersebut merupakan jalan utama menuju tiga RW. Yaitu, RW 04, 03 dan RW 06. Sehingga, siapa pun bisa masuk tanpa ditanya, karena merupakan satu-satunya akses masuk saat malam hari.

“Kalau ditutup harus melibatkan ketiga pihak RW. Tapi kalau untuk di wilayah RW masing-masing pasti ditutup,” kata Sujatmiko.

Terkait keberadaan CCTV yang terpasang di sejumlah jalan masuk menuju rumah Laode hanya ada beberapa. CCTV tersebut dipasang atas inisiatif warga sendiri.

“Kemungkinan pelaku melintas saja jalan ini (Kalibata Selatan) mengarah ke rumah Pak Laode. Tapi itu bukan wilayah saya. CCTV terpasang pribadi oleh warga,” terangnya.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Wildan Ibnu Walid

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Minim Penjagaan, Pelaku Pelempar Bom Molotov Diduga Lewat Jalan Ini