JawaPos Radar | Iklan Jitu

Terapkan Cabut Pentil Pekan Depan, Dishub Bandung: Semua Roda Kena

08 November 2018, 14:04:29 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Terapkan Cabut Pentil Pekan Depan, Dishub Bandung: Semua Roda Kena
Kebijakan cabut pentil di Bandung mulai diterapkan 12 November (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan serta Satlantas Polrestabes Bandung akan segera menerapkan sanksi cabut pentil atau penggembosan ban bagi kendaraan yang parkir sembarangan. Upaya ini untuk menertibkan pelanggaran lalu lintas dan mengruangi kemacetan di Bandung.

Penggembosan bukanlah hal baru sebab beberapa kota besar lainnya sudah menerapkan sanksi serupa. Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada 12 November mendatang. 

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bandung Anton Sunarwibowo mengatakan, penggembosan atau cabut pentil merupakan iniovasi lanjutan. Sebelumnya petugas hanya menindak dengan cara menempelkan stiker dan penggembokan ban terhadap pengemudi yang parkir sembarangan.

Saat ini, pihaknya tengah menunggu payung hukum terkait dengan kebijakan ini. Rencananya aturan cabut pentil ini akan diatur dalam peraturan walikota (perwal).

"Salah satu biang kemacetan adalah perilaku pengendara yang parkir sembarangan. Yakni trotoar, zona terlarang dan lainnya," kata Anton saat Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Bandung, Kamis (8/11).

Adapun kelompok atau lokasi yang selalu macet karena dampak parkir sembarangan, diantaranya kelompok pendidikan, rumah sakit, pusat perbelanjaan atau mall, kantor pemerintahan, dan pasar tradisional.

"Selama ini, kelompok ini yang jadi biang macet di Kota Bandung. Misal sarana pendidikan, itu orang tua selalu parkir sembarangan ketika mengantar dan jemput anaknya atau kampus yang tidak memiliki parkir yang luas," jelasnya.

Maka, evaluasi dari tindakan sebelumnya yakni tempel stiker dan penggembokan ban tidak membuat efek jera. Sehingga dibuat aturan baru dengan penggembosan atau cabut pentil. "Dari pemetaan, mereka tidak kapok sehingga dibuat aturan baru operasi gabungan cabut pentil agar jera," tegasnya.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pembinaan Transportasi Dinas Perhubungan Kota Bandung Asep Kuswara mengatakan, selain pengemudi adanya oknum ojeg online (ojol) dan taksi online (taksol) yang selalu menunggu calon penumpang di pinggir jalan. Sehingga adanya sendatan di jalan tersebut.

"Ojol dan taksol salah satu penyebab kemacetan juga, sehingga kami merasa tertantang," ujar Asep.

Walaupun begitu, petugas di lapangan tidak akan langsung mengeksekusi penggembosan melainkan akan ada teguran terlebih dahulu kepada pengemudi. Petugas pun akan menunggu pemiliknya selama 5 menit, jika tidak ada respon atau tidak terlihat pemiliknya akan langsung dicabut pentil ban motor atau mobilnya.

"Cabut pentilnya bukan cuma satu ya tapi semua. Kalau mobil ya empat-empatnya dicabut," tuturnya.

Untuk diketahui, adapun ruas jalan yang sering terjadinya tempat parkir liar diantaranya Jalan LRE Martadinata, Jalan Merdeka, Jalan Cihampelas, dan lainnya.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up