alexametrics

Sidang Iwan Adranacus, Kuasa Hukum: Saksi Banyak yang Janggal

8 November 2018, 20:39:32 WIB

JawaPos.com – Sidang kasus dugaan pembunuhan dengan terdakwa Iwan Adranacus yang kedua berlangsung lebih kurang empat jam. Dimulai pukul 12.00 WIB sidang baru berakhir pukul 17.00 WIB. Sidang sempat diskors selama satu jam mulai pukul 13.00-14.00 WIB. 

Ada sedikitnya empat saksi yang dihadirkan dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Kamis (8/11). Berdasarkan keterangan dari keempat saksi yang ada di lokasi kejadian tersebut, kuasa hukum terdakwa, Joko Haryadi mengungkapkan bahwa keterangan dari para saksi banyak yang janggal. 

“Keterangan saksi banyak yang janggal, tidak saling menyambung antara saksi satu dengan yang lainnya,” terang Joko kepada JawaPos.com usai persidangan.

Kasus Tabrak Lari Bos Cat Solo
TKP: Bermula dari cekcok, Eko Prasetio, 28, ditabrak oleh pengendara mobil di Jalan KS Tubun, Manahan, Solo, Rabu (22/8). (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Ada saksi, lanjut Joko, yang mengatakan terdapat mobil yang parkir, ada yang tidak. Kemudian, masih kata Joko salah satu saksi yakni Sunarjanto alias Temon yang merupakan sopir becak mengatakan bahwa korban hanya terserempet dan tidak langsung meninggal. 

“Jadi korban ini hanya terserempet, sedangkan untuk yang terlindas dalam fakta di persidangan tidak ada. Dan korban ini tidak langsung meninggal,” kata Joko.

Dengan keterangan para saksi ini, kuasa hukum semakin yakin jika meninggalnya Eko Prasetio karena kecelakaan lalu lintas yang tidak disengaja. “Kami tetap bersikukuh bahwa kejadian tersebut hanya kecelakaan lalu lintas yang tidak disengaja. Dan antara keluarga korban dan terdakwa sudah saling memaafkan,” ucapnya. 

Terdakwa, lanjut Joko juga siap bertanggungjawab terhadap keluarga korban. Termasuk juga memberikan jaminan untuk masa depan anak-anak Eko Prasetio.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Sidang Iwan Adranacus, Kuasa Hukum: Saksi Banyak yang Janggal