JawaPos Radar

Warga Binaan Pemasok Sabu ke Tersangka Oknum Sipir Diisolasi

08/09/2018, 23:10 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Narkotika
Pelaku ASN Rutan Kelas 1 Makassar dan barang bukti dalam ekspos di Mako Polres Gowa, Jumat (7/9) kemarin. (Sahrul Ramadhan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Makassar berinisial TB, selaku pihak yang disebut-sebut sebagai memasok sabu ke tersangka oknum sipir Rutan, MM, 49, diberikan tindakan tegas.

Hal itu diungkapkan, Kepala Pengamanan Rutan, Kelas 1 Makassar, Ilham, Sabtu (8/9). Tindakan tegas yang dilakukan terhadap TB, berupa sanksi fisik. TB diketahui merupakan warga binaan dalam Rutan Kelas 1 Makassar. TB divonis bersalah dan sementara menjalani masa tahanan, terkait kasus yang sama, peredaran gelap narkoba. 

"Jadi warga binaan itu sekarang kita sudah amankan. Pas sejak kita dapat info juga waktu itu kita langsung amankan. Kita sudah tempatkan yang bersangkutan ke dalam ruang isolasi," beber dia.

Terkait peran TB dalam kasus peredaran yang melibatkan oknum sipir yang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) Rutan, pihaknya sementara berkoordinasi dengan pihak Polres Gowa. 

Mengingat, tangkapan terhadap tersangka MM awalnya, berada dalam wilayah hukum Polres Gowa. "Kita sementara koordinasikan bagaimana kelanjutannya dengan warga binaan ini. Kita akan bahas nanti. Kalau bisa secepatnya kita upayakan," terangnya. 

Di luar itu, tersangka, oknum sipir MM, juga telah diberikan sanksi tegas karena terlibat kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. 

Ilham sebelumya mengatakan, sanksi tegas diberikan terhadap MM karena dianggap telah mencoreng citra institusi negara terkait keterlibatannya dalam kasus tersebut. "Itu dia langsung kita pecat saja itu. Selain menjalani hukuman pidananya dia pasti kita pecat," tegas Ilham. 

Terpisah, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, pihanya masih berkoordinasi dengan pihak Rutan untuk melakukan pendalaman terhadap tersangka TB. 

Apabila dicapai kesepakatan penanganan diserahkan sepenuhnya kepada pihaknya, Shinto menjanjikan, bakal mengungkap dari mana sumber barang ini diperoleh TB. 

"Kalau BT kan sementara masih dalam penahanan Rutan, jadi itu yang kita coba koordinasikan, kami minta waktu untuk bahas kelanjutan penanganan ini," jelas Shinto. 

Saat ini, pelaku MM dan barang bukti masih diamankan di Mako Polres Gowa. Akibat perbuatan melawan hukumnya, MM disangkakan melakukan pelanggaran pasal 114 subsidaer pasal 112, Undang-undang nomor 35 tentang narkotika, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara. 

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up