Relawan Jokowi-Ma'ruf Lepas Lele 10 Ton, Balai Karantina: Tak Masalah

08/09/2018, 16:21 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Spot pemancingan di Selokan Mataram Jogjakarta, akan ditebar 10 ton lele (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) tak mempermasalahkan tindakan relawan Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Kemuliaan Indonesia (Rejomulia) yang rencananya akan menebar lele 10 ton di Selokan Mataram pada Minggu (9/9). Karena diketahui selain memakai pembatas jaring juga selesai acara akan diambil lagi lelenya.

"Tidak ada masalah. Kemarin kami sudah mendatangi sekretariat dan menanyakannya," kata Kepala BKIPM DIJ, Hafid Rahman, Sabtu (8/9).

Dikatakannya, data yang didapatkan dari panitia menyebut hanya 5 ton lele saja yang akan dilepaskan di Selokan Mataram. Dikurangi dari angka yang sebelumnya, yaitu 10 ton.

Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Kemuliaan Indonesia (Rejomulia), mengajak masyarakat memancing di 14 spot Selokan Mataram. Dari panitia disediakan 10 ton lele jenis Mutiara. (Istimewa)

Kemudian spot pemancingan dari yang sebelumnya 20 titik, menjadi 14. Dari setiap masing-masing titik itu sepanjang 300-400 meter dan ujungnya memakai jaring. "Setelah acara akan diambil lagi lelenya sampai habis," kata dia.

Jenis lele, Mutiara maupun Sangkuriang tak ada bedanya dengan Dumbo. Meski bukan merupakan ikan asli Indonesia tapi sudah dibudidayakan oleh para petani di Indonesia.

Selokan Mataram juga, lanjutnya, kondisi air semakin mengecil pada musim kemarau ini. Selain itu menggenang, tidak terlalu mengalir. "Kami bukan dalam kapasitas mengizinkan atau tidak, tapi itu tidak masalah," ucapnya.

Sementara itu, Andreas Andi Bayu, Sekjen Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Kemuliaan Indonesia (Rejomulia) mengatakan, Selokan Mataram itu merupakan saluran irigasi yang sering dikeringkan jika petani belum membutuhkan.

"Ini nggak berpengaruh sama ekosistem asli, nggak ada alasan untuk rusak. Kami juga sudah koordinasi dengan instansi terkait," ucapnya.

Acara ini juga mengajak masyarakat bersenang-senang. Selain itu pastinya berimbas pada perekonomian warga sekitar. "Ibu-ibu di sana kan juga bisa jualan," ucapnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi