JawaPos Radar

Penyebab Kebakaran di Ruko Grand Permata Hijau Masih Didalami

08/09/2018, 14:35 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Penyebab Kebakaran di Ruko Grand Permata Hijau Masih Didalami
Kebakaran melanda salah satu ruko di Grand Permata Hijau. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Penyebab kebakaran di Ruko Grand Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan masih didalami oleh pihak kepolisian. Si jago merah melalap Ruko Diamond No 25, yang merupakan klinik kecantikan, ZAP.

Department Head Grand ITC Permata Hijau Devy Krisnadi mengatakan indikasi penyebab kebakaran belum diketahui pasti. Namun kejadian berawal dari korsleting lsitrik di lantai 4 unit ruko tersebut.

"Sebab resmi kejadian masih dalam proses investigasi pihak kepolisian setempat," kata Devy, Sabtu (8/9).

Pihak pengelola mengklaim peralatan yang dimiliki seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Hydrant Box yang berada di lokasi berfungsi dengan baik. Sehingga pihaknya bisa melakukan penanganan awal sebelum petugas datang.

"Pemadaman bisa cepat karena berfungsinya hydrant box, APAR, dan petugas security serta safety dari Grand ITC Permata Hijau sudah sering dilatih dalam menghadapi situasi kebakaran," ujar dia.

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Sujanto membenarkan masih dilakukan penyelidikan penyebab kebakaran. Dirinya menghimbau semua pihak bisa saling menjaga dan mengontrol unit usaha masing-masing agar peritiwa serupa tak terulang. "Semua masih di dalami," kata Sujanto.

Seperti diketahui ruko empat lantai itu dijilat si jago merah sekitar pukul 23.00 WIB dan baru dapat dipadamkan pukul 00.25 WIB. Kerugian akibat kebakaran yang melanda kawasan ruko ITC Permata Hijau, Jakarta Selatan pada JUmat (7/9) malam diperkirakan mencapai Rp 150 juta. 

Perwira Piket, Kasi sektor II Kecamatan Kebayoran Baru Sudin Penanggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan Jakarta Selatan Sartono mengatakan api membakar bagian gudang ruko. Objek yang terbakar berukuran berukuran 6x6 meter persegi.

"Kerugiannya diperkikrakan mencapai Rp 150 juta, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini," kata Sartono, saat dihubungi, Sabtu (8/9).

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up