JawaPos Radar

Kekeringan, Warga Gunungkidul Digelontor 10 Juta Liter Air Bersih

08/09/2018, 15:05 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Bencana Kekeringan
ILUSTRASI: Droping air bersih ke warga di Kabupaten Gunungkidul. (dok. BNPB)
Share this

JawaPos.com – Bencana kekeringan masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi sejumlah daerah, terutama di Kabupaten Gunungkidul, Daerah istimewa Jogjakarta (DIJ). Pasalnya panjangnya musim kemarau membuat warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Kendati demikian, pemerintah setempat mengklaim telah menyalurkan 10 juta liter air bersih untuk warga yang mengalami kesulitan air hinga September ini. Droping air bersih pun masih terus dilakukan hingga awal musim penghujan datang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, baik itu dari pemerintah maupun pihak swasta sudah 10 juta liter air bersih yang disalurkan. Terhitung sejak 4 Juni lalu. "Hampir pada angka 2 ribu tangki yang disalurkan. Setiap Senin sampai Sabtu droping air bersihnya," katanya, Sabtu (8/9).

Sebanyak 10 juta liter air bersih itu dengan rincian per hari 24 tangki yang disalurkan. Kemudian baru-baru ini menjadi 36 tangki karena juga ada bantuan dari pihak swasta. Per tangkinya mengangkut rata-rata 5 ribu liter air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 117 ribu jiwa warga Gunungkidul yang mengalami kesulitan air.

"Ada tambahan yang kesulitan air bersih di Desa Krambilsawit, Saptosari. Masuk awal musim hujan nanti pun tetap kami drop, karena biasanya hujan belum rata. Nanti kalau hujan sudah rutin baru kami stop," ucapnya.

Sementara itu, Djoko Budiyono, Kepala Kelompok Data Informasi Stasiun Klimatologi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta menambahkan, musim kemarau masih terjadi secara merata di DIJ. Untuk itu bencana kekeringan maupun kebakaran diharapkannya masih menjadi perhatian bagi masyarakat.

"Masa pacaroba baru akan dialami pada Oktober mendatang. Selanjutnya masuk musim hujan pada awal November nanti," pungkasnya

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up