JawaPos Radar

Ini Kronologi Bus Pariwisata Masuk Jurang yang Tewaskan 20 Orang

08/09/2018, 19:27 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Ini Kronologi Bus Pariwisata Masuk Jurang yang Tewaskan 20 Orang
Bus pariwisata masuk jurang di Sukabumi. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Polres Sukabumi meliris kronologi kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan PT Catur Putra Group Bogor di Cikidang, Sukabumi, Sabtu (8/9). Akibat kecelakaan tersebut 20 orang tewas dalam kecelakaan tunggal tersebut.

Berdasarkan keterangan resmi Polres Sukabumi, kecelakaan lalu lintas tersebut bermula ketika kendaraan Bus pariwisata Nopol B 7025 SGA dengan membawa 35 penumpang melaju dari arah Cikidang menuju Palabuhanratu.

Sesampainya di tempat kejadian perkara, bus melewati jalan berkelok dan menurun. Supir diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraanya dikarenakan kurang menguasai situasi medan jalan. Sehingga out of control ke kanan jalan dan terperosok ke dasar jurang dengan ketinggian 30 Meter.

Diketahui, ada 5 Bus dengan jumlah penumpang 200 orang, namun sebagian rombongan menggunakan kendaraan pribadi. Kemudian bus terakhir tertinggal oleh rombongan lain dan ketika di turunan dekat Leter S terjadi kecelakaan tersebut.

"Diperkirakan bus remnya blong sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan mobil meluncur ke jurang dengan ketinggian sekitar 30 meter," berdasarkan rilis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (8/9).


Seluruh korban langsung dievakuasi dengan menggunakan dua unit mobil ambulance Puskesmas Cikidang. Sebagian dievakuasi di puskesmas Cikidang dan Rumah Sakit Sekarwangi Cibadak.

Laporan awal, disebutkan jumlah penumpang dalam bus sekitar 30 orang dan 10 orang diperkirakan meninggal di tempat dan masih dilakukan evakuasi. Namun hingga pukul 18.00 WIB korban terus bertambah hingga kini menjadi 20 orang.

"Info terakhir korban tewas akibat kecelakaan bus pariwisata menjadi 20 orang," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi yang dilasir Radar Sukabumi (Jawa Pos group), Sabtu (8/9).

(jpg/ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up