JawaPos Radar

Sedaer River Tubing di Malang

Arungi Sungai Berbatu dengan Ban Dalam

08/09/2018, 16:06 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Sedaer River Tubing
SERU: Wisata air di Sedaer River Tubing bahkan dikunjungi bule. (Dok. Sedaer River Tubing for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Liburan tak lengkap jika tanpa piknik atau rekreasi ke tempat wisata. Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), punya segudang tempat wisata yang asyik dan menarik.

Salah satunya Sedaer River Tubing. Wisata air yang menantang adrenalin ini berlokasi di Kunci, Drigu, Poncokusumo, Kabupaten Malang. Akses menuju lokasi tidak susah.

Dari Kota Malang atau Bandara Abdulrachman Saleh, wisatawan tinggal mengarah ke Timur. Lurus saja hingga melewati Kecamatan Pakis, Tumpang. Begitu sampai di Taman Makam Pahlawan (TMP) atau tugu di pertigaan Tumpang, tinggal belok ke kiri.

Sedaer River Tubing
SERU: Wisata air di Sedaer River Tubing. (Dok. Sedaer River Tubing for JawaPos.com)

Kemudian lurus saja ikuti jalur atau jalan besar. Begitu bertemu dengan Pasar Poncokusumo, ambil jalan ke kiri. Memang tidak ada papan penunjuk arah, tapi lokasinya cukup strategis. Dekat dengan rest area Poncokusumo.

Atau jika pengunjung sudah sampai di perlimaan Kunci, tinggal tanya kepada warga. Dijamin, siapa pun yang ditanya akan menjawab dengan tepat.

Sepanjang jalan menuju Sedaer River Tubing, kondisi jalan cukup bagus. Bisa dilalui kendaraan roda dua atau empat. Namun perlu kehati-hatian karena kontur jalan menurun dan sedikit berpasir.

Sepanjang jalan akan disambut dengan deretan rumah penduduk asri dan bersih khas pedesaan. Selain itu, juga pemandangan hijau yang berasal dari rumpun bambu.

Semakin ke dalam, pemandangan semakin hijau memanjakan mata. Kanan dan kiri jalan terhampar perkebunan penduduk. Salah satunya selada air.

Sedaer River Tubing adalah wisata alam yang menyajikan sensasi tubing di sungai dengan lebar sekitar lima meter dan panjang dua kilometer. Track cukup menantang dengan arus cukup deras dan disertai dengan batuan kali berukuran besar. Namun justru ini yang menjadi daya tariknya.

"Kalau kemarau seperti sekarang memang tidak begitu dalam, ban suka nyangkut di batu. Kalau musim hujan lebih seru, karena lebih menantang," kata pengelola Sedaer River Tubing Shuvia Rahma kepada JawaPos.com, Sabtu (8/9).

Meski track dari Sungai Amprong, anak Sungai Brantas, wisatawan tidak perlu takut dengan keselamatan. Sebab sebelum terjun ke air, pengunjung sudah dibekali dengan safety pack. Misalnya, life guard, helm dan pelindung lutut. Di setiap belokan sungai juga ada pendamping. Sehingga ketika ban terguling, tidak sampai tenggelam.

Dengan track dua kilometer, wisatawan dimanjakan dengan gelombang sungai yang cukup beriak. Sesekali mereka tertawa ketika ban yang ditumpangi terguling. Untung ada pendamping dari Sedaer River Tubing yang sigap mengembalikan posisi wisatawan.

Sepanjang jalan, wisatawan bisa menyaksikan dan menikmat=i kebun selada air yang berada di samping kiri dan kanan. "Itu sebabnya kami namakan Sedaer, artinya adalah selada air," ungkapnya.

Harga yang ditawarkan untuk bisa menikmati river tubing cukup Rp 125 ribu. Sudah termasuk perlengkapan keamanan, makan siang dan paket foto serta penjemputan dengan mobil di lokasi finish.

Meski baru dikelola beberapa tahun, wisatawan yang mengunjungi tempat wisata ini cukup ramai. Biasanya mereka berasal dari corporate. Bahkan, wisatawan asing juga kerap berkunjung ke tempat ini. Salah satunya Dirk Jan Meineman dari Belanda.

Menurutnya, berlibur ke Sedaer dengan istri dan dua anaknya merupakan pengalaman yang menyenangkan. Apalagi mendapatkan kesempatan untuk bisa menikmati makan siang ala desa. Yakni, nasi jagung, urap-urap dan kuliner khas desa lainnya. "Fotonya juga bagus," ucap Meineman dalam Bahasa Belanda.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up