alexametrics

Banjir Bandang Melanda Sulsel, 497 Jiwa Mengungsi

8 Agustus 2017, 20:48:23 WIB

JawaPos.com – Bencana alam kembali menimpa kawasan Sulawesi Selatan (Sulsel). Di saat sebagian besar wilayah Indonesia mengalami kekeringan, di Kabupaten Sidenreng Rappang terjadi banjir bandang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hujan lebat di wilayah Kabupaten Enrekang telah menyebabkan banjir bandang. Banjir melanda daerah Desa Belawae, Desa Buntu Buangin, Desa Dengeng-Dengeng, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan pada Senin (7/8) sejak 04.00 WITA.

Banjir bandang yang melanda Desa Dengeng-Dengen, juga merembet ke sejumlah wilayah di Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Senin (7/8) sekitar pukul 06.30 WITA.

Banjir Bandang Melanda Sulsel, 497 Jiwa Mengungsi
Banjir di kawasan Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. (BNPB for JawaPos.com)

“Banjir lumpur tersebut merendam permukiman dan lahan pertanian. Data sementara, 497 jiwa terdampak. Di Desa Dengeng-dengeng terdapat 6 KK mengungsi sedangkan di Desa Buntu Buangin ada 5 KK mengungsi akibat banjir dan longsor. Mereka mengungsi ke rumah kerabatnya,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB kepada JawaPos.com, Selasa (8/8).

Berbagai dampak terjadi karena banjir di kawasan Sidenreng Rappang. Banjir lumpur kiriman tersebut menggenangi ratusan hektar tanaman padi berbuah. Jembatan Bulete yang merupakan penghubung trans Sulawesi juga terancam rusak.

Kerusakan lain dari dampak banjir bandang di Desa Dengeng-Dengeng adalah jaringan PLN terputus, sarana air bersih rusak berat, dan 6 rumah rusak berat.

Di Desa Belawae terdapat 100 unit rumah terdampak dengan tinggi banjir 30-100 centimeter. Sedangkan di Desa Buntu Buangin terdampak dari longsor meliputi 5 rumah rusak berat, ruas jalan desa sepanjang 15 km rusak berat, 1 jembatan rusak berat dan 10 ribu pohon cengkeh produktif terbawa longsor.

BPBD Sidrap dibantu TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dan masyarakat telah mengevakuasi warga yang rumahnya hanyut ke tempat saudara terdekat. Penyerahan bantuan logistik diberikan dari BPBD, Dinas Sosial, BAZ Sidrap dan Yayasan Tim Safari Sholat Tasbeh. BPBD bekerjasama dengan Dinas PU mulai besok akan membangun jembatan darurat.

Pokso darurat sudah diaktivasi di Desa Dengeng-Dengeng. Surat keputusan tanggap darurat masih dalam pengajuan dan menunggu persetujuan dari Bupati Sidrap.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : (ded/JPC)


Close Ads
Banjir Bandang Melanda Sulsel, 497 Jiwa Mengungsi