JawaPos Radar

Sandi Klaim Ombudsman dan PMJ Setuju Tutup Jalan Jatibaru Usai Lebaran

08/06/2018, 14:50 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Sandi Klaim Ombudsman dan PMJ Setuju Tutup Jalan Jatibaru Usai Lebaran
Ombudsman RI bersama aparat terkait membahas Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Evi Ariska/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Ombudsman dan Kepolisian terkait penataan tahap dua Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hal itu mencegah terjadinya maladministrasi seperti yang dinilai Ombudsman sebelumnya.

Terkait dengan penutupan Jalan Jatibaru selama skybridge dibangun, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim telah mengantongi izin dari lembaga tersebut. Padahal, Ombudsman sempat merekomendasi bahwa jalan yang kini digunakan untuk PKL berjualan itu harus dibuka.

Menurutnya, skybridge yang akan dibangun di atas Jalan Jatibaru itu akan memakan waktu dua sampai tiga bulan. Setelah itu, barulah jalan akan dibuka.

Sandi Klaim Ombudsman dan PMJ Setuju Tutup Jalan Jatibaru Usai Lebaran
Penataan Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

“Kami konsultasi sesuai arahan Ombudsman dengan kepolisian. Skybridge akan segera dibangun, karena faktor keselamatan dan kesehatan kerja mengharuskan skybridge harus klir bawahnya. Kita akan buka (Jalan Jatibaru) setelah skybridge selesai,” ujar Sandi di Kantor BAZNAS, Jakarta Pusat, Kamis (7/6).

Dia mengaku, yang terutama dalam perjanjian antara kedua belah pihak yakni pembangunan skybridge. Pemprov DKI Jakarta berjanji proyek akan mulai dibangun usai Lebaran mendatang.

"Perjanjiannya, kami memenuhi skybridge, dibiayai oleh penyertaan modal daerah (PMD). Kami sudah bisa percepat sebenarnya setelah lebaran. Dan Jalan Jatibaru itu, kalau dibangun (skybridge) berbahaya melintas di bawah," jelasnya.

Selain telah menerima persetujuan Ombudsman, Politikus Partai Gerindra itu mengklaim, pihaknya juga sudah mengantongi izin dari Polda Metro Jaya. “Sudah kemarin hari Seasa. Kami koordinasi denhan Kepolisian. Alhamdulillah,” kata dia.

Setelah lebaran nanti, Pemprov DKI diizinkan untuk menutup Jalan Jatibaru selama sekitar tiga bulan. Dirinya tak ingin buru-buru karena mementingkan faktor keselamatan.

“Ada yang bilang bisa 2,5 bulan tapi saya sampaikan bahwa keselamatan utama, safety first. Setelah itu bisa difungsikan,” pungkas Sandi. 

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up