alexametrics

Kalapas Muaro Akui Nama Pemesan Sabu 1 Kilo Narapidana

8 Maret 2019, 23:50:11 WIB

JawaPos.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat (Sumbar) berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 1 kilogram yang berasal dari Kota Pekanbaru. Kuat dugaan, barang haram yang didapat dari empat tersangka itu pesanan dari salah seorang warga binaan Lapas Muaro Padang.

Kepala Lapas Klas II A Muaro Padang Arimin membenarkan, jika Albert (nama yang disebut-sebut BNNP Sumbar memesan sabu) tengah menjalani hukuman dengan kasus yang sama di Lapas Muaro Padang.

“Betul (Albert) menjalani pembinaan. Saya lupa berapa vonisnya,” kata Arimin kepada awak media usai pelaksanaan tes urine di Lapas Klas II A Muaro Padang, Jumat (8/3).

Namun, saat ini, narapidana Albert yang dimaksud belum dipindahkan. Dengan kata lain, masih berada di ruangan kamar biasa. “Kasus (dugaan penyelundupan sabu yang akan masuk Lapas) masih ditangani BNNP. Kami dukung langkah BNNP dan polisi,” katanya.

Diakui Arimin, lalu lintas peredaran gelap narkoba ke dalam Lapas masih rentan terjadi. Bahkan, pihaknya telah menerapkan pemeriksaan super ketat bagi tamu dan pengunjung yang masuk-keluar Lapas.

“Penjagaan di 4 pos kami maksimalkan. Semua yang datang (pengunjung) melalui pemeriksaan,” tegasnya.

Sebelumnya, empat pengedar narkoba diringkus jajaran BNNP Sumbar. Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita sabu-sabu seberat 1 kilogram senilai Rp 1,2 miliar.

Para pelaku masing-masing, MR, 31, dan EGS, 25. Pasangan suami istri yang beralamat di Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan ini diciduk petugas BNNP Sumbar pada Sabtu (2/3) di bawah Jembatan Siti Nurbaya. Lalu tersangka MA, 26, dan MM, 27 diringkus di kawasan Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Pengakuan tersangka kepada penyidik BNNP Sumbar, barang haram itu dipesan oleh narapidana Lapas Muaro Padang bernama Albert.

“BB itu pemesanan dari Albert, seorang warga binaan di Lapas Muaro Padang,” kata Kepala BNNP Sumbar Brigjen Khasril Arifin saat menggelar konfrensi pers di kantor BNNP Sumbar, Rabu (6/3). 

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Riki Chandra

Copy Editor :

Kalapas Muaro Akui Nama Pemesan Sabu 1 Kilo Narapidana