alexametrics

Buaya Muara Masih Agresif, BKSDA Agam Siapkan 4 Kamera Pengintai

8 Maret 2019, 11:23:06 WIB

JawaPos.com – Pasca penyerangan buaya terhadap manusia, BKSDA Agam, Sumatera Barat (Sumbar) langsung melakukan pemantauan ke lokasi Sungai Masang Kiri, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

BKSDA turun cek lokasi bersama pemerintah nagari, masyarakat dan pihak terkait lainnya. “Ya, kami sudah cek lokasi bersama pihak nagari dan masyarakat tadi siang,” kata Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Kabupaten Agam Ade Putra pada JawaPos.com, Kamis (7/3).

Dari informasi masyarakat di TKP, terang Ade, keberadaan habitat buaya muara (Crocodylus Porosus) sudah lama diketahui berada di sekitar lokasi sungai. Namun, selama ini, tidak pernah menyerang warga yang juga kerap mencari ikan dengan cara menyelam.

“Kata masyarakat di TKP, dari dulunya sudah ada buaya. Tapi tidak pernah menyerang manusia. Mungkin (kejadian penyerangan buaya) karena terinjak itu,” bebernya.

Untuk memastikan individu dan populasi buaya muara tersebut, BKSDA Agam bakal memasang kamere trap di lokasi yang berdasarkan pengamatan, diduga sarang buaya. “Besok (Jumat) rencana kami pasang 4 unit kamera trap,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak terlebih dahulu beraktifitas di lokasi sungai yang terindikasi buaya. Pasalnya, kondisi buaya, terutama di lokasi penyerangan masih sangat agresif.

Sebelumnya, seorang warga Kabupaten Pasaman, Misrel, 35, diserang buaya saat menyelam mencari ikan di kawasan Sungai Masang Kiri, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu (7/3) malam. Saat itu, korban bersama tiga rekannya tengah mencari ikan dengan cara menombak dan menyelam ke dalam air.

Diduga, buaya mengamuk karena terinjak oleh korban yang saat itu menyelam di dalam sungai. Beruntung, korban berhasil diselamatkan dan di bawa ke luar sungai oleh tiga rekannya setelah berjibaku melakukan perlawanan kepada hewan predator itu.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Riki Chandra

Buaya Muara Masih Agresif, BKSDA Agam Siapkan 4 Kamera Pengintai