alexametrics

Tim Pemenangan Terjerat Kasus Hukum, Dahnil: Itu Kriminalisasi

8 Februari 2019, 19:59:22 WIB

JawaPos.com – Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak menyampaikan kritik keras terhadap penegakan hukum di pemerintahan saat ini. Menurutnya, penegakan hukum hanya tajam pada lawan tapi lemah pada kawan.

Dia mencontohkan kasus yang menjerat dua pendukung Paslon nomor urut 02, Slamet Ma’arif dan juga Ahmad Dhani. “Kritik paling keras kami adalah penegakan hukum, pada lawan keras tapi ramah kepada kawan,” ungkap Dahnil kepada JawaPos.com usai menghadiri rapat internal pimpinan BPN di Lor In Hotel, Solo, Jumat (8/2).

Sedangkan mengenai kasus yang menimpa pendukung Prabowo seperti Ahmad Dhani dan Slamet Ma’arif menurutnya bukan termasuk sebagai tindak pidana, melainkan kriminalisasi. “(Kasus) yang dicari-cari, semua kan bisa dicari. Kami saja kalau naik mobil spionnya tidak bener saja bisa ditangkap, kami semua bisa ditangkap juga,” imbuhnya.

Maka dari itu, mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah itu menyampaikan bahwa dengan kepemimpinan Prabowo-Sandi kelak akan berkomitmen untuk menghadirkan hukum yang adil dan berkeadilan. “Komitmen Prabowo-Sandi adalah menghadirkan hukum yang adil dan berkeadilan,” katanya. 

Dahnil juga menyampaikan, bahwa dirinya juga pernah mengalami kasus hukum. Dan dirinya pun menjalaninya dengan cukup santai. “Yang jelas kalau saya menghadapinya dengan semunya. Jangan lupa kalau kekuasaan itu akan berganti. Tidak elok jika aparatur hukum bekerja tidak berangkat pada fakta atau data yang benar,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ari Purnomo

Tim Pemenangan Terjerat Kasus Hukum, Dahnil: Itu Kriminalisasi