alexametrics
Keluarga Taruna ATKP Berharap Bantuan Hukum

Ayah Aldama: Kalau Pak Hotman Bersedia Membantu, Kami Bersyukur Sekali

8 Februari 2019, 16:57:18 WIB

JawaPos.com- Keluarga Aldama Putra Pongkala, 19, taruna Akademi Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, terus berupaya mencari keadilan. Kendati polisi sudah menetapkan tersangka yang menganiaya Aldama hingga akhirnya tewas, keluarga masih belum puas. Mereka tidak ingin ada korban lain pada masa yang akan datang.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah berusaha meminta pendampingan hukum kepada pengacara kondang Hotman Paris. “Kami memang ada rencana ke situ (meminta bantuan Hotman Paris, Red). Tapi belum pasti karena kami belum konfirmasi langsung dengan beliau,” ujar ayah korban Pelda Deniel Pongkala dihubungi JawaPos.com, Jumat siang (8/2).

Beberapa anggota keluarga Aldama juga berupaya memanfaatkan media sosial (medsos) untuk berkomunikasi dengan Hotman. Harapannya, pesan di medsos itu dibaca langsung oleh Hotman.

Keluarga Aldama akan sangat bersyukur apabila Hotman Paris bersedia membantu melalukan pendampingan hukum. Menurut Daniel, persoalan ini tidak akan selesai jika akar permasalahan yang ada di dalam internal kampus naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum terkuak ke publik.

“Kalau Pak Hotman bersedia membantu, kami pasti bersyukur sekali. Berterimakasih sekali. Cuma kami belum sempat koordinasi langsung dengan beliau. Jadi belum bisa pastikan, siapa tahu beliau sibuk,” tambah Daniel..

Di sisi lain, pihak keluarga mengapresiasi upaya yang dilakukan kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut. Termasuk terus melakukan penyidikan mendalam terkait kejanggalan meninggalnya Aldama.

“Sementara penyidikan kan belum selesai. Ini kan masih dikembangkan, jadi semuanya kami serahkan kepada pihak kepolisian. Pihak kepolisian juga sudah bekerja keras untuk mengusut kasus ini,” tutur Daniel.

“Itu pun nanti kalau hasilnya (penyidikan) ada yang tidak sesuai dengan apa yang kami lihat, kami koordinasi dengan beliau (Hotman),” lanjutnya.

Terpisah Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Ujang Darmawan mengatakan, pihaknya sejauh ini telah memeriksa 24 orang saksi. Mereka yang diperiksa umumnya taruna setingkat dengan tersangka, taruna senior, hingga pihak internal ATKP.

“Beberapa alat bukti juga sudah kami amankan. Seperti CCTV, tutup botol, pakaian korban, gelas plastik. Untuk hasil otopsi, kami masih menunggu dari pihak rumah sakit sekitar dua minggu,” kata Ujang.

Polisi berharap agar keluarga Aldama bersabar. Korps Bhayangkara juga memerluka waktu untuk mengusut kasus tersebut sampai tuntas.

“Percayakan kepada kami secara profesional dan demi berjalannya proses hukum,” tambah Ujang.

JawaPos.com sendiri sudah mencoba untuk menghubungi Hotman Paris. Namun belum ada respons. Empat kali ditelepon tak kunjung diangkat. Pesan WhatsApp yang dikirim juga belum dibalas hingga pukul 16.50 WIB.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Sahrul Ramadan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Ayah Aldama: Kalau Pak Hotman Bersedia Membantu, Kami Bersyukur Sekali